- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
100 Anak Muda Dilatih Jadi Pengusaha Kue Dan Minuman Di Jakarta Barat

melengkapi anak muda supaya mereka siap bekerja
Jakarta, VokalOnline.Com - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) bekerjasama dengan Yayasan Plan International Indonesia melatih 100 anak muda jadi pengusaha kue kering dan minuman ringan.
"Total kita latih 100 peserta yang mayoritas anak muda untuk ikuti program pelatihan kerja seperti mendapatkan SIM A, pelatihan membuat kue dan minuman kekinian," kata Kepala Seksi Pelatihan, Penempatan, Produktivitas dan Transmigrasi pada Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Sudin Nakertrans) dan Energi Jakarta Barat, Yasil Farabi saat ditemui di Jakarta Barat, Selasa.
Program yang bergulir dari 13 sampai 26 Juli ini digelar agar para anak muda di Jakarta Barat memiliki modal keahlian untuk bekerja ataupun berwirausaha.
"Memang khusus anak muda, usianya dari 18 sampai 29 tahun. Pesertanya kita seleksi mewakili seluruh kecamatan," kata dia.
Yasil menjelaskan untuk Selasa ini program yang sedang dijalankan adalah pelatihan membuat kue.
Tercatat ada 40 peserta yang mengikuti program pelatihan ini.
Selanjutnya, pihaknya akan mengikuti sertakan mereka untuk mengikuti pelatihan membuat minuman kekinian.
Setelah mengikuti rangkaian pelayanan, para peserta itu nantinya akan dibantu dalam proses pengemasan produk, perizinan produk, pelatihan membuat pembukuan keuangan hingga disalurkan ke beberapa bank untuk permodalan.
Dia berharap upaya pelatihan tersebut dapat memperkuat modal kaum anak muda di Jakarta Barat untuk berwirausaha ataupun bekerja agar perekonomian meningkat.
Di saat yang sama, Herbet Barimbing selaku Senior Project Manager Bridges to The Future yayasan Plan Internasional Indonesia pun mengapresiasi kerja sama dengan Sudin Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat.
Menurut dia, program yang dijalankan Sudin Nakertrans selaras dengan misi pihaknya yakni membangun warga mendapatkan keterampilan dan modal usaha.
"Program kami, bagaimana kita melengkapi anak muda supaya mereka siap bekerja sehingga kita berikan pelatihan 'soft skill'," kata Herbet.
Maka dari itu, pihaknya ikut terlibat dalam pendanaan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan dalam pelatihan.
Dia berharap upaya tersebut dapat membantu warga meningkatkan perekonomian pasca melewati masa pandemi COVID-19. **Fira
Berita Terkait :
- Empat Korban Tabrakan Truk Tangki Di Bekasi Teridentifikasi0
- Sindikat Pembegal Rekening Ditangkap Di Sumatera Selatan0
- Seorang Wanita Tewas Terlindas TransJakarta Di Senen0
- Gelar Dialog di IKN, FPKS Se Kaltim Tuntut Kepedulian Pemerintah Terhadap Nasib Petani Sawit0
- Donorkan Darah Ke Pasien Rumah Sakit, Ini Bentuk Kepedulian Kejari Tuban 0
_Black11.png)









