- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau I, Hendry Munief MBA, mengunjungi Pondok Pesantren (PP) Hidayatullah Pekanbaru dan bertemu dengan tokoh perempuan Muslimat Hidayatullah, Ustadzah Marhamah, Rabu (29/7/2026) sore.
Silaturahmi dengan pesantren yang beralamat di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya tersebut diawali dengan sambutan Ketua DPW Hidayatullah Riau, Ustadz Suheri Abdullah. Turut hadir dalam kesempatan itu para guru, ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Hidayatullah.
Dalam paparannya, Hendry Munief menekankan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan sejak dini di kalangan santri. Menurutnya, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga harus memiliki kemandirian ekonomi agar mampu menjadi solusi bagi umat.
“Santri hari ini harus berani menjadi entrepreneur. Dengan bekal nilai tauhid yang kuat, mereka tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong para santri untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan digitalisasi sebagai peluang dalam mengembangkan usaha, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama pendidikan di pesantren.
Pondok Pesantren Hidayatullah sendiri dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam dengan sistem Pendidikan Integral Berbasis Tauhid, yang menggabungkan kurikulum nasional dan kepesantrenan. Didirikan pada 5 Februari 1973 di Karang Bugis, Balikpapan, Kalimantan Timur oleh K.H. Abdullah Said, pesantren ini kini telah berkembang menjadi jaringan nasional dengan ratusan cabang.
Saat ini, Hidayatullah memiliki sekitar 600 titik cabang yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia, termasuk di wilayah Riau dan Pekanbaru. Di Riau, jaringan pesantren ini terus berkembang dengan berbagai unit pendidikan formal maupun nonformal, serta didukung oleh kemandirian ekonomi melalui unit usaha seperti ritel, pertanian, peternakan, hingga perikanan.
Kunjungan Hendry Munief ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.(**)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









