- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau I, Hendry Munief MBA, mengunjungi Pondok Pesantren (PP) Hidayatullah Pekanbaru dan bertemu dengan tokoh perempuan Muslimat Hidayatullah, Ustadzah Marhamah, Rabu (29/7/2026) sore.
Silaturahmi dengan pesantren yang beralamat di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya tersebut diawali dengan sambutan Ketua DPW Hidayatullah Riau, Ustadz Suheri Abdullah. Turut hadir dalam kesempatan itu para guru, ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Hidayatullah.
Dalam paparannya, Hendry Munief menekankan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan sejak dini di kalangan santri. Menurutnya, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga harus memiliki kemandirian ekonomi agar mampu menjadi solusi bagi umat.
“Santri hari ini harus berani menjadi entrepreneur. Dengan bekal nilai tauhid yang kuat, mereka tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong para santri untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan digitalisasi sebagai peluang dalam mengembangkan usaha, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama pendidikan di pesantren.
Pondok Pesantren Hidayatullah sendiri dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam dengan sistem Pendidikan Integral Berbasis Tauhid, yang menggabungkan kurikulum nasional dan kepesantrenan. Didirikan pada 5 Februari 1973 di Karang Bugis, Balikpapan, Kalimantan Timur oleh K.H. Abdullah Said, pesantren ini kini telah berkembang menjadi jaringan nasional dengan ratusan cabang.
Saat ini, Hidayatullah memiliki sekitar 600 titik cabang yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia, termasuk di wilayah Riau dan Pekanbaru. Di Riau, jaringan pesantren ini terus berkembang dengan berbagai unit pendidikan formal maupun nonformal, serta didukung oleh kemandirian ekonomi melalui unit usaha seperti ritel, pertanian, peternakan, hingga perikanan.
Kunjungan Hendry Munief ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.(**)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









