- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
- Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal ‘Londo Ireng’
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
100 Hari Kinerja PJ Kampar, Ia Berharap Angka Penurunan Stunting di Kabupaten Kampar

Kamsol Pj Bupati Kampar Saat membuka Launching Deteksi Ibu Hamil Cegah Stunting (Debum Ceting) di UPT Puskesmas Tapung, Selasa (26/07/2022). Didampinggi Kadiskes Kampar dan Kepala Pukesmas Tapung
TAPUNG,VokalOnline.Com-Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang dapat menyebabkan tumbuh mereka pendek.
Maka Kamsol berharap di 100 Hari Kinerjanya sebagai Pj Bupati, Kepala Puskesmas dapat membuat Inovasi di puskesmas masing-masing, seperti Inovasi yang telah ada seperti Pemberian Tablet Darah pada Remaja Putri dan Inovasi Asi Eksklusif Ceting (Pemberian Asi Eksklusif pada Bayi 0-6 Bulan).
Masalah stunting pada anak bisa dicegah dari masa kehamilan, hal ini menjadi langkah konkret yang akan dilakukan untuk menangani Stunting di Wilayah Kabupaten Kampar khususnya di Wilayah Tapung.
Hal ini dikatakan Kamsol Pj Bupati Kampar Saat membuka Launching Deteksi Ibu Hamil Cegah Stunting (Debum Ceting) di UPT Puskesmas Tapung, Selasa (26/07/2022).
Dr H.Kamsol MM menjelaskan bahwa Stunting adalah masalah Gizi Kronis pada Balita, dampak Stunting tidak hanya dari segi kesehatan," tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan Anak.
Jika saat ini Anak Indonesia menderita Stunting l, dapat dipastikan Bangsa ini tidak mampu bersaing dengan Bangsa lain dalam menghadapi tantangan Global.Kata Kamsol.
Ia menambahkan, Kasus Stunting ini menjadi tanggung jawab kita bersama melalui suatu pemeriksàn terhadap Ibu Hamil untuk mencegah Stunting atau yang disebut Debum Ceting.
“Untuk menekan Angka Stunting diperlukan komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan Stunting melalui penyelenggaraan intervensi secara terkoordinir dan terintegrasi kepada sasaran prioritas.”ungkapnya”.
Saya menghimbau agar seluruh Ibu Hamil dapat memeriksa kehamilannya di fasilitas kesehatan secara teratur guna mendeteksi resiko kehamilan secara dini sehingga Angka Stunting dapat diturunkan, untuk Camat dan Kepala Desa saya menghimbau agar mendukung Kegiatan Intervensi percepatan Penurunan Stunting.Kata Kamsol.
Ia menjelaskan, berdasarkan data status gizi indonesia tahun 2021 angka prevalensi stunting di provinsi riau adalah 22,3% Artinya ini masih butuh kerja keras untuk mencapai penurunan angka stunting.
“Dengan berbagai program atau kegiatan ini diharapkan tercapai angka penurunan stunting di Kabupaten Kampar dengan Sesuai target Nasional 14% di Tahun 2024.”Tutupnya”.***Vol3.
Berita Terkait :
- Sunardi DS, Let\'s Make Kampar Great Again0
- Es Tebak Kuliner Khas Kampar diSerbu Pengunjung MTQ di Bagansiapiapi0
- Iptu Mardani Tohenes, Berbagi Kepada Warga Yang Kurang Mampu, Tiap Juma\'at0
- Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Buah Sawit, Milik PT BSP 145 Tandan0
- Sinergitas TNI-Polri dan Instansi Terkait Dalam Mencegah Penyebaran PMK di Kabupaten Kuantan Singing0
_Black11.png)









