- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
- Anugerah Voice of The Ummah, JMSI Riau Apresiasi Kiprah Dakwah UAS
- UAS Dorong Media Berintegritas untuk Berkontribusi bagi Perubahan Umat
- JMSI Riau Serahkan Anugerah Voice of The Ummah kepada UAS
- Safari Dakwah Bersama Koh Dennis Lim, Hadirkan Tiga Tema Penguatan Diri dan Peran Masjid
- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
120 Orang Dari Luar Riau Daftar Camping Seni Subayang Festival

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sebanyak 120 orang dari luar Provinsi Riau yang mendaftar Camping Seni, Festival Subayang, di Desa Wisata Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau pada 15-17 Juli 2022.
"Sampai saat ini yang mendaftar camping pada Subayang Festival ada sekitar 120 orang dari luar Provinsi Riau. Seperti dari Kepulauan Riau (Kepri) dan Sumatera Utara (Sumut)," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Riau, Roni Rakhmat, Kamis (7/7/2020).
Lebih lanjut Roni mengatakan, diperkirakan pada Camping Seni ada 300 tenda yang akan dipasang untuk menampung wisatawan yang akan memeriahkan acara inti pada tanggal 16 Juli 2022.
"Tapi saat acara pasti ada ribuan orang yang hadir menikmati alam dan beberapa atraksi yang akan ditampilkan," tukasnya.
Untuk diketahui, Subayang Festival memiliki beragam rangkaian acara seperti: Pacu Perahu Bagalah dan Semah, Pagelaran Seni dan Diskusi Tengah Sungai, kemudian ada panen ikan lubuk larangan, pelepasan bibit ikan, dan sekaligus peresmian pencanangan festival sungai.
Selain itu ada juga memanah ikan, semah rantau, field trip subayang, dan yang dinantikan acara Camping Seni 100 Tenda Dome dan Malam Pagelaran Budaya Masyarakat Rimbang Baling (Subayang-Bio)
Festival Subayang kembali hadir, sebagai bentuk upaya Dinas Parawisata Provinsi Riau dalam meningkatkan wisatawan Riau, setelah pandemi Covid-19 mengguncang sektor parawisata selama dua tahun terakhir.
Festival Subayang pertama kali digelar pada tahun 2016 yang bertujuan untuk mempertahankan kultur lokal terhadap generasi yang akan datang, melestarikan seni dan kearifan lokal yang menjadi keseimbangan sebuah peradaban, events suport destinasi promosi destinasi wisata. **Fira
Berita Terkait :
- 76 Tahun SPS, Menyelamatkan Masa Depan Pers0
- Demi Masyarakat, Ketua DPRD Kuansing Ajak Koalisi Sanjai Kembali Bekerja0
- Dinas Pendidikan Provinsi Riau Terus Berupaya Mengembangkan SMK Guna Menciptakan Tenaga Kompeten0
- Tuntaskan 31 Dari 40 Km Ruas Tol Penang, HKI Implementasikan Sistem BIM0
- Yendri Saputra ketua Aliansi Jurnalistik Online Indonesia memberikan apresiasi kepada polres kuansin0
_Black11.png)









