- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
2 Kilogram Ganja Dilempar ke Lapas
>Petugas Lapas Pekanbaru Dengar Dua Kali Benda Terjatuh >Lapas Koordinasi dengan Polresta Pekanbaru Ungkap Pelaku

Petugaas melihat benda yang dilemparkan orang tak dikenal ke dalam Lapas Pekanbaru yang ternyata berisi ganja. IST
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Ragam cara digunakan bandar narkoba menyelundupkan barang haram ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru. Kali ini dengan cara melempar ganja ke tembok lapas.
Aksi ini gagal karena ganja sekitar 2 kilogram itu lebih dahulu ditemukan oleh petugas jaga di Lapas Pekanbaru. Temuan ini sudah diserahkan ke Polresta Pekanbaru untuk pengusutan lebih lanjut.
Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Mhd Jahari Sitepu menyebut penyeludupan narkoba ke Lapas itu terjadi pada minggu malam, 7 Agustus 2022.
"Lokasinya di Pos Tinggi 3 Lapas," kata Jahari, Senin siang, 8 Agustus 2022.
Jahari menjelaskan, upaya memasukkan narkoba ke Lapas ini terungkap saat petugas jaga mendengar bunyi benda terjatuh. Petugas mengecek asal bunyi dan menemukan bungkusan berisi dua barang dibalut lakban.
"Setelah diperiksa ternyata isinya narkoba diduga ganja," ucap Jahari.
Hal ini dilaporkan petugas ke atasannya di Lapas. Sejumlah petugas menyusuri lokasi untuk mencari apakah ada benda lainnya yang di lempar dari balik tembok.
"Kami sudah berkoordinasi dengan polisi untuk pengusutan siapa yang melemparkan ganja ini," ucap Jahari.
Jahari menyebut penyidik Polresta dan pihaknya akan mengecek rekaman CCTV. Dari CCTV ini akan kelihatan siapa yang telah melemparkan barang tersebut.
Jahari menjelaskan, lokasi pelemparan ganja itu merupakan ruangan yang tidak bisa diakses oleh warga binaan pemasyarakatan. Lokasi itu bersifat tertutup.
"Kemungkinan orang yang melempar salah lokasi," kata Jahari.
Jahari mengapresiasi jajarannya karena bertindak dengan cepat. Dia berharap segera menemukan pelempar yang telah mencoba mengotori Lapas.
"Sudah harga mati, kami tidak akan neko-neko dengan narkoba," kata Jahari.
Jahari menyatakan bakal menindak tegas, termasuk itu anggotanya, jika mencoba main-main dalam menjala tugas
"Petugas yang berprestasi akan diberikan reward, tapi yang coba-coba jadi pengkhianat narkoba, bersiaplah dengan sanksi tegas berupa pidana dan pemecatan," tegas Jahari. (syu)
Berita Terkait :
- Pelantikan dan Pengukuhan DPC PKDP Pekanbaru Periode 2022-20270
- Hari Jadi ke-65 Usung Tema dengan Tagline Riau Unggul, Ini Maknanya...0
- Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau0
- BSP Kelola 100 Persen CPP Blok, Gubri: Kado Spesial di HUT ke-65 Provinsi Riau0
- Bupati Bengkalis Menghadiri Malam Seremonial WK CPP0
_Black11.png)









