- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
241 PPPK Kesehatan di Meranti Terima SK

Meranti, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan untuk 241 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan, Selasa (18/7/2023).
Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti Bambang Suprianto dalan Apel Bersama di Halaman Kantor Bupati, Selatpanjang.
"Saudara sudah resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Meranti," kata Sekda.
Ia berharap momen itu menjadi suntikan semangat sekaligus memacu para petugas kesehatan itu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Penerima SK hari ini merupakan SDM yang unggul dan ahli di bidangnya. Meranti menantikan karya dan pengabdian terbaik saudara semuanya," ujarnya.
Sekda Meranti itu juga menyampaikan sejumlah pesan kepada 241 orang PPPK Kesehatan yang baru menerima SK tersebut. Diantaranya, menjalankan tugas dengan profesional, mengutamakan etika kesopanan kepada masyarakat dan menjaga nama baik pemerintah.
"Teruslah belajar berbenah diri dan senantiasa mengasah kemampuan. Pegang lah prinsip tepat waktu, dan tepat administrasi," harap Sekda.
Memasuki tahun politik, Bambang menegaskan seluruh ASN Kepulauan Meranti, baik PNS, PPPK maupun honorer untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan menjaga netralitas.
"Kalau ketahuan dan ada laporan kepada Bawaslu, sanksinya berat. Langsung diberhentikan," tegas Bambang.
Adapun 241 PPPK kesehatan tersebut dapat dirincikan sebagai berikut, jenjang Pendidikan DIII sebanayak 195 orang, D4 Kebidanan 3 orang dan S1 sebanyak 43 orang.
Ikut dalam apel bersama itu, sejumlah Kepala OPD, para pejabat dan undangan lainnya. (Bom)**
Berita Terkait :
- DPRD Kepulauan Meranti Gelar Paripurna Pandangan Fraksi Terhadap Lima Ranperda Usulan Pemerintah0
- Pemkab Serahkan 5 Ranperda kepada DPRD Meranti0
- BPP Menetapkan Enam Proposal Lomba Karya Ilmiah Tingkat SLTA/sederajat Se-Kabupaten Bengkalis0
- DPRD Kepulauan Meranti Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Satu Ranperda inisiatif dan Lima Ranperda 0
- Dinas Disparbudpora Buka Turnamen Sepak Bola Bermasa Cup0
_Black11.png)









