- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
3 Klub Duel Hidup-Mati Hindari Degradasi Liga 1

Persipura akan menghadapi Persita di laga terakhir Liga 1 2021/2022. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA).
Jakarta, VokalOnline.Com - Tiga tim akan menjalani pertandingan hidup mati demi selamat dari degradasi Liga 1 2021/2022, Kamis (31/3). Ketiganya adalah Persipura, Barito Putera, dan PSS Sleman.
Pertandingan terakhir akan dilangsungkan secara bersamaan untuk menghindari kemungkinan main mata. Menariknya, ketiga tim ini sama-sama berhadapan dengan lawan yang tidak mudah, jika mengacu nama dan rekam jejaknya.
Saat ini Persipura berada di posisi paling buruk, yakni peringkat ke-16 dengan 33 poin. Tepat di atas Persipura ada Barito Putera dengan 35 poin, dan PSS di peringkat ke-15 dengan 36 Poin. dilansir dari cnn indonesia.
dua laga terakhir mereka.
Persija yang kini menempati posisi ketujuh, dalam lima laga terakhir meraih dua kemenangan dan kekalahan serta sekali kalah. Tim asuhan Sudirman ini kadang bermain bagus, kadang bak layangan putus.
Jika Persipura menang dan PSS kalah dalam laga pemungkas ini, Barito Putera tak otomatis aman, karena unggul head to head atas Persipura. Pasalnya mereka kalah head to head dengan PSS, yakni dua kali kalah.
Pada saat yang sama PSS pun tak bisa berleha-leha, karena mereka karena kalah head to head dengan Persipura. Oleh karena itu kemenangan jadi jalan aman untuk bertahan di Liga 1 musim depan.
Kalau seandainya PSS kalah, Barito imbang, dan Persipura menang, poin ketiganya sama-sama 36. Jika hal ini terjadi maka produktivitas gol menjadi penentuan, karena unsur head to head tidak bisa digunakan.**vol/jn
Berita Terkait :
- Kecelakaan Marquez di MotoGP Mandalika Dianggap Mukjizat0
- Bos Pertamina Mandalika: Balap MotoGP Seperti Agama di Indonesia0
- Karateka TAKO Indonesia Harus Mampu Harumkan Nama Daerah0
- Inkanas Pekanbaru Rebut Juara Umum Kejurkot 20220
- Langkah Tepat Menyambut Hari Ulang Tahun, RSUD Selasih Pelalawan Gelar Donor Darah0
_Black11.png)









