- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
30 Perusahaan Pindah Ke RI, Investasinya Capai Rp140 Triliun

Jakarta, VokalOnline.Com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut sudah ada 30 perusahaan yang memindahkan investasinya ke Indonesia pada tahun ini.
Perpindahan semua perusahaan ini mencatatkan nilai investasi hingga Rp140 miliar ke Indonesia.
"Realokasi yang sudah kita umumkan, 30 perusahaan dengan nilai investasi US$9,4 miliar, setara hampir Rp140 triliun kurang lebih," terang Bahlil di Kantor BKPM, Rabu (20/7).
Bahlil menyebutkan jumlah perusahaan yang pindah ini masih jauh dari yang sudah menyatakan minat. Sebab, ada sebanyak 162 perusahaan yang menyatakan minat pindah ke Indonesia.
Meski jumlah perusahaan yang pindah baru 30, namun Bahlil memperkirakan perpindahan tersebut bisa menyerap hingga 141.680 tenaga kerja.
Beberapa perusahaan yang disebutkan sudah melakukan relokasi atau diversifikasi ke Indonesia berasal dari Amerika Serikat (AS), Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Hong Kong, Belanda, hingga Jerman.
Di sisi lain, Bahlil menekankan belum ada perusahaan yang hengkang dari Indonesia. Dalam catatan BKPM, justru perusahaan yang masuk atau realokasi.
"Kalau ditanya hengkang, sebelum pandemi ada. 3-4 tahun lalu ada, tapi sekarang nggak ada yang hengkang," pungkasnya. **Fira
Berita Terkait :
- Sebelum Perpanjang HGU PTPN V, FKAKKK Temui PJ Bupati Kampar 0
- Kemenkop Bagikan 560 NIB Kepada Pelaku UMK0
- IHSG Berpotensi Kembali Melemah, Dibayangi Kekhawatiran Resesi Global0
- Hari Ini, Tarif Listrik 5 Golongan Pelanggan Resmi Naik0
- Subholding Gas Pertamina Dan Gunvor Kerja Sama Bisnis LNG Global0
_Black11.png)









