- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
Anggota Fraksi PDIP Buka Suara Usai Ruangan Digeledah KPK

KPK menggeledah sejumlah ruangan anggota DPRD DKI Jakarta, termasuk Cinta Mega dari fraksi PDIP
Jakarta, VokalOnline.Com - Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Cinta Mega buka suara usai ruangannya yang digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (19/1) lalu.Menurutnya, tim KPK di ruangannya mencari berkas yang berhubungan dengan pembelian tanah di Pulogebang, Jakarta Timur. Namun ia mengklaim KPK tak menyita apa-apa dari ruangannya."Saya periode 2018 kan di Komisi C, dan tidak ada penyitaan berkas di ruangan saya," kata Cinta saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (19/1).Sementara itu, di ruangan Komisi C, Cinta menyebut KPK mengambil beberapa berkas terkait rapat pada 2018. Cinta mengaku siap memberikan keterangan jika memang dibutuhkan oleh KPK."Di ruangan Komisi C memang diambil berkas 2018 saat rapat untuk dianalisa penyidik apakah ada keterkaitan anggota Komisi C. Saya akan siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan. Ini konsekuensi jabatan," ujarnya.Penyidik KPK sebelumnya menggeledah Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung."Benar ada kegiatan penggeledahan dimaksud terkait pengumpulan alat bukti dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulogebang," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Selasa.Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan di fraksinya, hanya ruang Cinta Mega yang digeledah."Lantai 8 di ruang Bu Cinta Mega iya. Bukan ruang ketua fraksi. (Di ruangan lain) enggak, enggak," kata Gembong saat dihubungi, Rabu (18/1).KPK menyatakan bakal memeriksa seluruh anggota DPRD DKI Jakarta yang ruangannya sempat digeledah oleh penyidik. **Syafira
Berita Terkait :
- Pakar Hukum Kritik PN Surabaya Gelar Sidang Kanjuruhan Tertutup 0
- Hakim Larang Sidang Kanjuruhan Disiarkan Langsung agar Tak Bergejolak 0
- Putri Candrawathi Dituntut 8 Tahun Bui, Lebih Rendah dari Bharada E 0
- Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Mutilasi Angela Hindriati 0
- Terlalu,Atap Seng Kantor Imigrasi Di Sinaboi Diembat Pencuri,Satu Pelaku Diamankan0
_Black11.png)









