- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
APBD 2023 Pekanbaru Meningkat
Sabarudi Ungkap Rp2,650 Triliun untuk Tekan Inflasi

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Pimpinan DPRD Pekanbaru bersama Pemerintah Kota Pekanbaru telah membahas draft rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2023.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi mengatakan, pembahasan rancangan anggaran murni tersebut belum sepenuhnya terperinci dengan jelas dan masih dalam tahap pembahasan awal.
"Kita sudah rapat dengan TAPD itu masih ekspos tentang KUA-PPAS. Untuk gambarannya itu menjelaskan nilai-nilai terkait dengan berapa PAD, berapa dana transfer hingga berapa jumlah nilai total di dalam APBD 2023," kata Sabarudi, Rabu (7/9/2022).
Sabarudi mengungkapkan, bahwa untuk APBD tahun 2023 meningkat dibandingkan tahun lalu. Dimana untuk APBD tahun 2023 berjumlah Rp2,650 triliun, sedangkan tahun lalu hanya Rp2,560 triliun.
"Tentu angkanya ini meningkat dan pertimbangan masa pandemi yang sudah mulai melandai, aktivitas ekonomi sudah berjalan dengan baik dan ini tentu ada peningkatan-peningkatan yang diproyeksikan berkaitan dengan PAD dan segala macam," jelasnya.
Di dalam draft KUA-PPAS rancangan APBD 2023, kata Sabarudi, Pemko Pekanbaru juga akan mengoptimalisasi anggaran dalam APBD untuk pengendalian inflasi daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai program-program prioritas yang disusun Pemko Pekanbaru dalam APBD 2023 dinilai lebih pro rakyat.
"Pj Walikota berkomitmen bahwa anggaran murni 2023 itu sifatnya untuk masyarakat. Jadi hal-hal yang mendasar pada masyarakat tentu akan lebih diprioritaskan. Salah satunya mengatasi persoalan banjir, sampah, dan jalan rusak," ucapnya.
Selain itu, Sabarudi mengungkapkan bahwa berbagai program bantuan masyarakat juga akan dianggarkan oleh Pj Walikota Pekanbaru Muflihun dalam rancangan APBD 2023.
"Beliau menyampaikan kepada saya bahwa ada program-program bantuan stimulan untuk membantu masyarakat tetapi kita belum bahas itu secara detail. Tapi beliau sudah memberikan sinyal, jadi nanti tergantung bagaimana pembahasan di Banggar," ungkapnya.
"Saya belum mengerti betul karena ini sifatnya baru ekspos. Yang jelas, dalam gambaran KUA-PPAS untuk APBD 2023 ini ada kebijakan-kebijakan terkait anggaran untuk menekan dan mengatasi inflasi di Kota Pekanbaru," pungkasnya. (***)
Berita Terkait :
- Bahasa Melayu Diusulkan Jadi Bahasa Kerja di ASEAN 0
- Pemprov Libatkan Polda Riau Awasi Bahan Pokok dan BBM0
- MAFAKUMPALA UIR Lakukan Penyuluhan dan Tanam 500 Mangrove di Pesisir Desa Tanjung Pisang0
- 4 Orang Pelaku Eksploitasi Anak Berhasil di Bekuk Polres Siak0
- Masih Ada Tumpang Pilih, Warga Miskin di Desa Sungai Paku Kec, Sengingi Hilir0
_Black11.png)








