- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
- Polri Dukung Program Desa Bebas Api, Wakapolres Meranti Hadiri Penandatanganan MoU
- BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC
- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
Banjir Rendam 4 Kecamatan di Bekasi, 4.958 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Bekasi, 4.958 Jiwa Terdampak
Jakarta, VokalOnline.Com - Sebanyak delapan kelurahan yang tersebar di empat kecamatan di Kota Bekasi terendam banjir akibat hujan deras dan luapan sungai pada Rabu (16/2) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, dari jumlah tersebut banjir sedikitnya tersebar di 13 titik pemukiman warga. Akibatnya, sebanyak 1.237 Kepala Keluarga (KK) dan 4. 958 jiwa terdampak.
"Dilaporkan bahwa ada 13 Titik yang dicatat BPBD Kota Bekasi yang berada di 8 Kelurahan di 4 kecamatan di Kota Bekasi yang terendam akibat naiknya aliran air dari Kali Bekasi," demikian dikutip dari rilis BPBD Kota Bekasi, Jumat (18/2).
BPBD melaporkan, daftar delapan kelurahan yang terendam banjir masing-masing yakni, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih; Kelurahan Bekasi Jaya, Kelurahan Margahayu, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Kemudian, Kelurahan Jakasetia, Kelurahan Marga Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan; dan Kelurahan Teluk Pucung, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Beaksi Utara.
Akibat banjir, sebagian warga terpaksa harus diungsikan ke lokasi yang tak jauh dari banjir. Mereka tersebar di dua lokasi, yakni Musholla Jamaitul Khoir Kampung Lebak Kelurahan Teluk Pucung Kecamatan Bekasi Utara sebanyak 50 jiwa dan di Gudang BNPB Jati Rasa Jatiasih Bekasi, sebanyak 79 jiwa
Banjir diketahui terjadi pada Rabu (16/2) malam sekitar jam 19.00 WIB akibat kenaikan tinggi muka air dari hulu Cileungsi atau daerah Cibongas, Kabupaten Bogor.
Banjir kemudian merendam kawasan perumahan warga di Pondok Gede Permai hingga ketinggian bervariasi antara 1,5- 2 meter. Di lokasi tersebut, BPBD menyebut banjir terjadi akibat jebolnya tanggul sekitar 30 Meter yang berada di RT 4 RW 10.
"Hingga saat ini situasi air di kali sudah surut dan genangan di perumahan juga sudah surut total, hanya kini warga tinggal membersihkan material lumpur dan sampah," katanya.**vol/jun
Berita Terkait :
- Masyarakat Harus Siap Hadapi Lonjakan Covid-190
- Gempa Jawa Barat Tidak Berpotensi Tsunami0
- Jurus BBKSDA Riau Cegah Gajah Masul Tol Pekanbaru-Dumai Lagi0
- Jokowi Dorong Sinergi dan Kolaborasi G20 Hadapi Ketidakpastian Global0
- Presiden: Percepatan Vaksinasi dan Prokes Kunci Pengendalian Omicron0
_Black11.png)









