- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
- Saran untuk Kapolda Riau yang Baru; Untuk Dihormati Tegakkan Keadilan
- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
Gempa Jawa Barat Tidak Berpotensi Tsunami

Jakarta, VokalOnline.Com - Guncangan gempa dirasakan warga di wilayah Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/2) dini hari tadi. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi di dua titik berbeda.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD menjelaskan, gempa pertama terjadi di wilayah Garut dengan magnitude (M)2,7 pukul 01.30 WIB.
"Pusat gempa berada pada 30 Kilometer (km) barat daya Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, dengan kedalaman 2 km," katanya, Jum'at siang.
Sedangkan gempa kedua terjadi di wilayah Pangandaran dengan M5,3 pukul 02.50 WIB. Pusat gempa berada pada 249 Km barat daya Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, dengan kedalaman 10 km.
Berdasarkan pemodelannya, tambah Abdul, kedua gempa tersebut tidak memicu terjadinya tsunami. Namun demikian, para warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Hingga kini Pusdalops BNPB masih memantau dan melakukan koordinasi dengan BPBD setempat guna mendapatkan informasi terkini dilokasi kejadian.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya gempa. Pengetahuan mengenai lokasi titik kumpul terdekat juga harus tersampaikan keseluruh lapisan masyarakat untuk meminimalisir ancaman bahaya gempa bumi.***
Berita Terkait :
- Jurus BBKSDA Riau Cegah Gajah Masul Tol Pekanbaru-Dumai Lagi0
- Jokowi Dorong Sinergi dan Kolaborasi G20 Hadapi Ketidakpastian Global0
- Presiden: Percepatan Vaksinasi dan Prokes Kunci Pengendalian Omicron0
- Istana Bungkam, Lempar Polemik JHT ke Menaker Ida Fauziyah0
- Prabowo Gugat Balik 2 Perusahaan Asing soal Denda Sewa Satelit0
_Black11.png)








