- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama

TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan melaksanakan kegiatan donor darah bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan
Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial jajaran Lapas Tembilahan terhadap sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan, para peserta secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga tahapan donor darah sesuai dengan prosedur medis yang berlaku. Antusiasme pegawai dan peserta magang terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata pengabdian insan pemasyarakatan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Semoga darah yang didonorkan dapat membantu dan menyelamatkan sesama,” ujarnya.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









