- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
Buaya Muncul Di Parit Warga Panik, Seekor Buaya Dilumpuhkan Warga

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Masyarakat Jalan Mesjid Al Waris Bagan Barat Bagansiapiapi,Rabu (23/8/2023) Jam 22.30 WIB malam dikejutkan munculnya buaya di parit perumahan warga.
Buaya sungai bergigi tajam ini membuat warga kaget dan beramai-ramai menangkapnya.
Warga berdatangan menangkap hewan buas ini menggunakan peralatan seadanya.
Usaha warga berhasil buaya ukuran panjang lebih satu meter ini di jerat dan diikat.
Upaya melumpuhkan buaya ini,ternyata ada warga mengabadikannya dengan handphone hingga hewan buas ini tertangkap.
Kamis (24/8/2023),Pian (41) warga sekitar lokasi buaya ini ditemukan ,menyebutkan sudah dua kali menemukan buaya di parit rumah warga.
" Ini kedua kemaren ada juga,kami khawatir jika di rawa-rawa sekitar ini banyak buayanya, " Ucap warga ini.
Sekejap saja,setelah seorang warga mengunggah vidio berdurasi 26 detik saat buaya di tangkap viral di medsos .
" Warga meminta BSKDA,Dinas Kehutanan turun dan tanggap,sebelum ada korban jiwa, " Pinta warga.
Menurut,Rabu (23/8/2023) malam kemaren merupakan kedua kali setelah sebulan lalu buaya muncul dan ditangkap warga.
Pantauan media lokasi sekitar Pulau Baru, Pujasera merupakan daerah rawa terdapat parit menurut warga dulunya anak-anak sungai yang mengalir di Kuala Bagan (Pelabuhan Nelayan) dan Sungai Garam kini sudah tumpat akibat pendangkalan.
Bukan hanya buaya di khawatirkan di rawa-rawa ini ada juga ular ukuran besar yang sering dilihat warga sehingga perlu di waspadai dan upaya penanganan serius sebelum ada korban jiwa.(Hy)**
Berita Terkait :
- Kamis Barokah, Lagi Dua Balita Penderita Stunting di Merbau dapat Bantuan dari Kapolsek0
- Peringati HUT RI ke-78, Polres Inhu Tanam 3500 Pohon0
- Besok Menkominfo Akan ke Riau, Bertemu Kades hingga UMKM 0
- Polres Rohil Dan Jajaranya Gelar Polri Lestarikan Negeri Penghijauan Sejak Dini Secara Serentak0
- Gandeng TNI dan Pemda, Polres Meranti Lakukan Penamaan Pohon Serentak0
_Black11.png)









