- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Bulog Hadiri dan Sukseskan Forum Ketahanan Pangan Global G20

VokalOnline.Com-- Sebagai upaya untuk memperkuat sistem ketahanan pangan dan mengatasi isu kelaparan dunia, Perum Bulog turut menghadiri Forum Ketahanan Pangan Global pada side event G20 di Grand Ballroom Hotel Sofitel Bali pada 12-13 November 2022.
Perum Bulog mendelegasikan Direktur Bisnis Febby Novita dalam acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Kementerian Pertahanan bekerjasama dengan Atlantic Council.
Forum ini mempertemukan pemimpin internasional, pejabat pemerintahan, pemimpin daerah, dan pemimpin ketahanan pangan lokal termasuk pelaku bisnis, media, para ahli akademik, dan pemimpin masyarakat sipil.
Ketahanan pangan menjadi salah satu yang dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali. Atlantic Council President dan CEO, Frederick Kempe mengatakan perang yang masih berlangsung dan Pandemi Covid-19 telah membentuk fokus baru terhadap kerentanan ketahanan pangan dan rantai pasok.
"Dengan tantangan yang kita hadapi sekarang, KTT G20 merupakan wadah yang ideal untuk melakukan pertemuan dalam membahas mengenai ketahanan pangan," kata Frederick dalam keterangannya dikutip Senin (14/11).
Dalam mengantisipasi ancaman krisis pangan, Febby Novita mengatakan, pemerintah perlu memanfaatkan peran BUMN-BUMN untuk melaksanakan kebijakan di bidang pangan. Perum Bulog sebagai BUMN yang bergerak di bidang logistik pangan memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan dalam menjaga ketahanan pangan.
"Bulog memiliki infrastruktur yang memadai untuk melaksanakan penugasan Pemerintah di bidang Pangan. Beberapa BUMN dapat saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut," kata Febby.
Dalam menyikapi kondisi tersebut, Perum Bulog sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam bidang pengelolaan pangan akan terus berkomitmen untuk memastikan ketersediaan pangan di dalam negeri tercukupi secara merata di berbagai wilayah Indonesia.
"Dengan optimalisasi Gudang penyimpanan yang ada di tiap kabupaten/kota," kata Febby.
Secara khusus guna menyikapi isu krisis pangan ini, Indonesia mengajak G20 untuk membangun solidaritas global, terutama dengan membantu negara-negara yang paling membutuhkan.
G20 harus bekerja bersama untuk menjamin pasokan pangan global, dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup, serta berkualitas dan sesuai dengan standar keamanan pangan, secara tepat waktu bagi mereka yang membutuhkan.**Syafira
Berita Terkait :
- Kripto Terbang Kembali, Polygon Melesat 29 Persen0
- PLN Gaet Laboratorium EBT Amerika Kembangkan Teknologi Transisi Energi0
- China Borong 1 Juta Ton CPO, Produk Pertanian dan Perikanan RI0
- Inflasi AS Turun, Harga Emas Menguat di Rp974 per Gram0
- Kalahkan RI, Ekonomi Malaysia Melesat ke 14,2 Persen Kuartal III 20
_Black11.png)








