- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
Kalahkan RI, Ekonomi Malaysia Melesat ke 14,2 Persen Kuartal III 2

VokalOnline.Com-- Pertumbuhan ekonomi Malaysia melonjak di 14,2 persen secara year on year pada kuartal III 2022. Capaian itu lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal II 2022 sebesar 8,9 persen.
Mengutip Reuters, Jumat (11/11), Gubernur Bank Negara Malaysia Nor Shamsiah Mohd Yunus mengatakan lonjakan pertumbuhan ekonomi ini dipicu oleh meningkatnya permintaan domestik dan ekspor yang kuat.
Sebelumnya, mengutip CNA, dalam jajak pendapat 1-8 November kepada 22 ekonom, ekonomi Malaysia diperkirakan tumbuh 11,7 persen pada kuartal Juli-September 2022 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada kuartal sebelumnya, ekonomi Negeri Jiran itu tumbuh 8,9 persen.
"Basis statistik yang rendah dari kuartal ketiga 2021, ketika ekonomi terkunci, akan berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan PDB yoy untuk kuartal ketiga 2022," kata Ekonom Asia di Capital Economics Shivaan Tandon, dikutip Rabu (9/11).
Perkiraan pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi domestik dan ekspor yang kuat. September lalu, Malaysia mencatat surplus perdagangan sebesar US$6,7 miliar, terbesar dalam lebih dari dua dekade.
Rekor tersebut tercipta karena ekspor Malaysia mencatat pertumbuhan dua digit sebesar 30,1 persen. Ekspor negara tersebut dipimpin oleh pengiriman yang lebih tinggi dari produk elektronik serta minyak dan gas di tengah harga yang tinggi.**Syafira
Berita Terkait :
- Waspada Ancaman Badai PHK Bisa Lebih Buruk Dibanding saat Awal Covid0
- Singapura Siap Gelontorkan Dana untuk Atasi Perubahan Iklim0
- Biaya Membengkak Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kekurangan Dana0
- Rugi Miliaran Jadi Alasan Bos The Good Dept PHK Karyawan0
- Jokowi dan Xi Jinping Batal Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung0
_Black11.png)








