- Dekat Tanpa Jarak: Aiptu Hendrick Jadi Sahabat Petani di Dusun Sentosa
- Polsek Keritang Kawal Ketahanan Pangan, Aiptu Untung Rutin Cek Perkembangan Bank Pohon
- Polsek GAS Perkuat Sinergi dengan Petani Jagung Rambaian Demi Ketahanan Pangan
- Polsek GAS Dukung SMU IT Teluk Sungka Kelola Kebun Ketahanan Pangan
- Pancawaskita Mitra Agrinas Jalin Kebersamaan dengan Talang Mamak melalui Program Sosial
- AIPDA Ronal Soadoan Apresiasi Warga Tanam Sayur, Kunyit, dan Serai di Halaman Rumah
- Polsek Keritang Beri Motivasi BUMDes Rasau Kuning, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal
- Briptu Pirima Edukasi Warga Tuasan Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Sumber Pangan
- Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional dan Ziarah Nasional
- Khidmat dan Kebersamaan Warnai Pelaksanaan Idul Adha 1447 H di Riau Kompleks
Dekat Tanpa Jarak: Aiptu Hendrick Jadi Sahabat Petani di Dusun Sentosa

KERITANG – Ada yang berbeda di sela barisan tanaman sayur dan rimbunnya Toga di Dusun Sentosa, Desa Lintas Utara. Di antara daun yang disirami keringat petani, tampak sosok berseragam polisi berjongkok, menatap pucuk cabai dengan tatapan tak kalah hangat dari sinar pagi.
Ia adalah Aiptu Hendrick, Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara Polsek Keritang. Hari itu, ia tak datang membawa nada razia atau perintah. Ia datang membawa sapaan, membawa telinga yang mau mendengar, dan tangan yang tak sungkan menyentuh tanah kebun warga.
Di lahan holtikultura milik warga, Aiptu Hendrick berjalan pelan di antara bedengan. Ia melihat perkembangan tanaman sayur, mencium aroma daun obat keluarga yang baru dipetik. Bukan sebagai pengawas, tapi sebagai sahabat yang ingin tahu kabar tanaman dan yang menanamnya./
“Kehadiran kita di sini adalah bentuk dukungan moral dan nyata kepada para petani. Kita ingin mereka tahu bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tapi juga mitra dan sahabat dalam memajukan ekonomi desa, salah satunya melalui ketahanan pangan,” ucapnya lembut di sela obrolan dengan warga.
Duduk di pematang, ia berbincang dengan Ibu Sulastri. Dengar keluh soal pupuk yang kian mahal, soal cuaca yang tak bersahabat, juga kekhawatiran akan tanaman yang rawan hilang. Tawa kecil sesekali pecah, mencairkan jarak antara seragam dan kain kebun.
Kapolsek Keritang AKP Yosi mengapresiasi cara humanis itu. Baginya, pesan kamtibmas akan lebih meresap jika disampaikan sambil melihat tanaman tumbuh, bukan hanya di atas meja. Sambil memegang batang tomat, Aiptu Hendrick menyelipkan imbauan: mengaktifkan ronda malam, menjaga kebun dari pencuri; tak membakar lahan yang bisa mengundang karhutla; serta bijak bermedia sosial agar kerukunan tetangga tetap terjaga.
Bapak Ahmad, pemilik kebun hortikultura, menyambut dengan senyum sumringah. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Hendrick. Beliau tidak sungkan kotor-kotoran ikut ke kebun melihat tanaman kami. Dengan adanya polisi yang sering datang begini, kami merasa lebih aman dan termotivasi untuk terus bertani,” katanya.
Bagi warga Dusun Sentosa, kehadiran Aiptu Hendrick bukan sekadar patroli. Ia jadi pengingat bahwa keamanan tumbuh bukan hanya dari penjagaan malam, tapi juga dari rasa saling percaya yang dipupuk siang hari di kebun.
Melalui program “Bhabinkamtibmas Sahabat Petani”, Polsek Keritang berharap tali silaturahmi semakin erat. Agar Desa Lintas Utara tetap tenang, karena para penjaganya tak hanya membawa tongkat, tapi juga membawa hati untuk bertumbuh bersama warga. (*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









