- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris di Dumai

Personel Brimob Polda Riau.
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Detasement Khusus Anti Teror 88 Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Provinsi Riau. Operasi sejak beberapa hari lalu itu disebut berlangsung di Kota Dumai dan Indragiri Hulu.
Dari penangkapan terduga tindak pidana terorisme itu, Densus 88 disebut menangkap 8 orang. Ada pula yang menyebut 9 terduga teroris.
Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto dikonfirmasi tak menampik operasi Densus di Bumi Lancang Kuning. Hanya saja, dia tak merincikan detil penangkapan.
"Densus yang bisa menjelaskan," kata Sunarto, Kamis siang, 15 September 2022.
Terkait Jumlah, Sunarto menyatakan yang ditangkap itu ada 8 orang, bukan 9 terduga teroris.
"Satu lagi dari mana?" ujar Sunarto.
Hingga kini tidak diketahui jaringan terorisme mana yang ditangkap oleh Densus 88 tersebut.
Sebagai informasi, operasi Densus 88 di Riau sudah sering. Sebelumnya pada Juni tahun lalu, ada belasan terduga teroris yang ditangkap di Riau, tepatnya di Kabupaten Kampar, Kota Dumai, Siak dan Pekanbaru.
Mereka memiliki peran menyembunyikan para anggota jemaah islamiyah yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Densus 88 Antiteror. Belasan terduga teroris itu juga sudah melakukan pelatihan (idad) untuk amaliyah.
Berita Terkait :
- Keluarga Yakin Fitria Dibunuh0
- Soal Kisruh Pengelolaan Pasar Bawah0
- Memanas!! Saling Dorong Hingga Botol Air Mineral Melayang Aksi Unjukrasa di Gedung DPRD Riau0
- Tahun Ini Pemprov Riau Terima 7.688 Tenaga PPPK Paling Banyak Guru0
- Kegiatan IMT-GT Thailand Wagubri Disambut Baik0
_Black11.png)









