- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama

TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan melaksanakan kegiatan donor darah bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan
Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial jajaran Lapas Tembilahan terhadap sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan, para peserta secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga tahapan donor darah sesuai dengan prosedur medis yang berlaku. Antusiasme pegawai dan peserta magang terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata pengabdian insan pemasyarakatan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Semoga darah yang didonorkan dapat membantu dan menyelamatkan sesama,” ujarnya.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









