- Ratusan Petani Sungai Raya Bersiap Laporkan Dugaan Pengrusakan Kebun ke Polres Inhu
- Kekompakan Polsek GAS di Lahan Jagung, Petani Tidak Jalan Sendiri
- Alat Berat Masuk Diam-diam, Kebun Petani di Sungai Raya Hancur dan Konflik Meledak
- Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Batang Cenaku Dukung Kesejahteraan Petani
- Gerak Cepat Polsek Merbau Tiga Pencuri Serang Walet Dibekuk Hanya Dalam Hitungan Jam
- Tragis, Seorang Ibu di Meranti Ditemukan Meninggal di Tangki Air Bawah Tanah
- Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Gelar Pekan Penghijauan XXXV untuk Rehabilitasi Sungai Kampar
- Prestasi Internasional: Rafif Adinata Ramadhan Masuk NUS, Inspirasi Pelajar Indonesia
- Rombongan Harmoni Kasih Rayakan Silaturahim Lewat Wisata Budaya Siak
- Siak, Wajah Budaya Melayu Indonesia, Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Kreatif
Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama

TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan melaksanakan kegiatan donor darah bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan
Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial jajaran Lapas Tembilahan terhadap sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan, para peserta secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga tahapan donor darah sesuai dengan prosedur medis yang berlaku. Antusiasme pegawai dan peserta magang terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata pengabdian insan pemasyarakatan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Semoga darah yang didonorkan dapat membantu dan menyelamatkan sesama,” ujarnya.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









