- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama

TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan melaksanakan kegiatan donor darah bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan
Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial jajaran Lapas Tembilahan terhadap sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan, para peserta secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, diawali dengan proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga tahapan donor darah sesuai dengan prosedur medis yang berlaku. Antusiasme pegawai dan peserta magang terlihat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata pengabdian insan pemasyarakatan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Semoga darah yang didonorkan dapat membantu dan menyelamatkan sesama,” ujarnya.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









