- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Di Balik Pembongkaran Stadion 974, Proyek Qatar-China di Piala Dunia

Stadion 974 yang akan segera dibongkar usai tak lagi menghelat laga lanjutan Piala Dunia 2022.
Jakarta, VokalOnline.Com - Qatar merencanakan pembongkaran Stadion 974 di Doha usai purnatugas menggelar sejumlah laga Piala Dunia 2022 hingga babak 16 besar. Stadion yang dibangun dari ratusan kontainer itu tak lagi dipakai pada lanjutan laga hingga babak final.
Stadion 974 merupakan satu dari tujuh stadion yang dibangun demi kesuksesan Piala Dunia di negeri muslim. Dengan semangat menciptakan stadion rendah emisi sekaligus pembangunan berkelanjutan, stadion di bibir pantai itu merupakan satu-satunya stadion yang tak dilengkapi pendingin udara."Stadion 974 akan dibongkar setelah pertandingan terakhir 5 Desember. Bongkaran stadion dapat dikirim ke negara-negara yang membutuhkan infrastruktur," tulis laporan Arabian Business, Selasa (6/12).Stadion 974 dibangun melalui tumpukan 974 kontainer pabrikan China. Global Times dalam laporannya mencatat bahwa kontainer tersebut merupakan produksi Marine Containers (CIMC), sebuah perusahaan manufaktur di negeri tirai bambu."Kontainer diproduksi di China, di Provinsi Guangdong China Selatan dan Provinsi Zhejiang China Timur," dalam laporan China Media Group."1.200 pintu api baja digunakan di area seperti ruang makan dan lounge Stadion Qatar 974," ujar Xiang Bo, manajer pemasaran Mexin, sebuah produsen pintu terkemuka yang berbasis di Kota Chongqing, China Barat Daya.Stadion 974 dibangun di atas lahan seluas 450 ribu meter persegi dan kapasitas lebih dari 40 ribu kursi. Ketiadaan pendingin udara membuat stadion ini hanya menggelar laga-laga pada malam hari. Keberadaan stadion ini dinilai sebagai komitmen Qatar mengimplementasikan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.Dalam sejumlah laporan, hasil bongkaran ini akan diberikan kepada sejumlah negara yang membutuhkan pengembangan infrastruktur dalam negeri. Namun belakangan mencuat bahwa hasil bongkaran stadion 974 akan diberikan kepada Uruguay, jika mereka dipastikan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.Gagasan stadion bongkar pasang memang mendapat apresiasi banyak pihak, hingga akhirnya FIFA juga memberikan izin penggunaan stadion temporer tersebut."Dibangun untuk dibongkar, adalah salah satu prinsip utama bangunan berkelanjutan," kata Karim Elgendy, konsultan iklim untuk Piala Dunia, dikutip Indian Express, tengah pekan lalu."Ini memungkinkan restorasi alami situs bangunan atau penggunaannya kembali untuk fungsi lain," katanya.Arsitek pembangunan stadion, Fenwick Iribarren juga mengakui gagasan brilian pembangunan stadion tersebut. Hal ini berkaca dari banyaknya stadion yang terbengkalai pascapiala dunia usai, mulai dari Afrika Selatan, Brasil, hingga Rusia. **Syafira
Berita Terkait :
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 2022 0
- Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Piala Dunia 20220
- Ironi Tunisia: Hajar Prancis, 2 Clean Sheet, Tersingkir di Piala Dunia0
- Ronaldo Digaji Rp1,5 Miliar per Jam di Al Nassr0
- Pelatih Argentina Marah-marah Soal Jadwal 16 Besar Piala Dunia 20220
_Black11.png)








