- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
- Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Gelar Bahti Kesehatan
- Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026 di Polres Inhil Berlangsung Meriah
Ironi Tunisia: Hajar Prancis, 2 Clean Sheet, Tersingkir di Piala Dunia
Ironi Tunisia: Hajar Prancis, 2 Clean Sheet, Tersingkir di Piala Dunia

Tunisia harus tersingkir dari Piala Dunia meski mencatat sejumlah torehan apik.
Jakarta, vokalOnline.Com - Tunisia sejatinya mencatat performa yang impresif namun mereka harus menelan pil pahit tersingkir dari Piala Dunia 2022.
Tunisia mengakhiri fase grup dengan torehan meyakinkan. Menghadapi Prancis, Tunisia sukses mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0.
Gol tunggal Tunisia dipersembahkan oleh Wahbi Khazri di menit ke-58. Namun torehan empat poin yang dikantongi oleh Tunisia tidak cukup membawa mereka melangkah ke babak 16 besar.
Di laga lain, Australia berhasil mengalahkan Denmark dengan skor 1-0. Hal itu membuat Socceroos menyelesaikan fase grup dengan catatan enam angka, hanya kalah selisih gol dari Prancis.
Kegagalan Tunisia melangkah ke babak 16 besar terbilang cukup pahit mengingat mereka tampil impresif selama di Qatar.
Namun satu-satunya momen mereka kebobolan adalah ketika menghadapi Australia. Gol Mitchell Duke ke gawang Tunisia menghadirkan kemenangan 1-0 untuk Australia. Hal itu pula yang menjadi salah satu penentu Tunisia gagal lolos ke babak 16 besar.
Kegagalan Tunisia menembus babak 16 besar membuat mereka gagal menciptakan sejarah untuk pertama kalinya berhasil melewati fase grup.
Dengan catatan satu kali menang, satu kali imbang, dan satu kali kalah yang ditorehkan Tunisia di Qatar adalah raihan terbaik dalam lima kali edisi Piala Dunia yang mereka ikuti sejak 1998.
Torehan tersebut menyamai performa mereka ketika menjalani debut di Piala Dunia pada edisi 1978 di Argentina. **Syafira
Berita Terkait :
- Ronaldo Digaji Rp1,5 Miliar per Jam di Al Nassr0
- Pelatih Argentina Marah-marah Soal Jadwal 16 Besar Piala Dunia 20220
- Daftar Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 20220
- 615 Atlet Ikuti Cabor Design Besar Olahrga Nasional0
- Benzema Bisa Kembali Bela Prancis di Piala Dunia 2022?0
_Black11.png)









