- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
- Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising
- JMSI Riau dan NasDem Bahas Isu Strategis, Dari Media hingga Persoalan Daerah
- MAN 1 Pekanbaru Kembali Kirim Delegasi ke Olimpiade Sains Internasional
- Hendry Munief: Konektivitas Antar Pulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
- PERTAHANKAN TINGKAT BUNGA PENJAMINAN: MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT
- DPRD Inhu Tolak Ranperda Perubahan APBD 2026 Lewat Voting Terbuka
- Satu Jam Razia Humanis di Lapas Tembilahan, 2 Botol Kaca Hingga Elemen Listrik Disita dan Dibakar
Dua Polisi Ditangkap di Nias Terkait Kasus Narkoba
.jpg)
Medan, VokalOnline.Com - Satres Narkoba Polres Nias, Sumatera Utara menangkap dua polisi aktif yang diduga terlibat tindak pidana narkoba. Kedua polisi yang ditangkap itu bertugas di Polsek Lotu, Nias Utara yakni Bripka EL dan Brigadir JP
"Benar, ada dua oknum polisi yang diamankan. Keduanya bertugas di Polsek Lotu Nias Utara," kata Kepala Urusan (Paur Humas) Polres Nias, Aiptu Yadsen Hulu kepada CNNIndonesia.com, Kamis (27/10),dilansir dari cnn indonesia.
Tak hanya menangkap dua anggota Polri, petugas juga menangkap dua warga sipil yang diduga terlibat berinisial RH (30) dan AFT (27). Namun Yadsen belum mau merinci lebih jauh soal penangkapan itu
"Ada dua orang sipil juga yang diamankan. Jadi sebenarnya ini pengembangan kasus. Awalnya ditangkap di Desa Awa'ai lalu bergeser ke Desa Lotu. Tapi besok akan kita apdet lagi perkembangan kasusnya," ujarnya.
Kasus tersebut masih didalami oleh penyidik. Selain itu, dua polisi aktif yang ditangkap tersebut juga masih menjalani pemeriksaan di Satres Narkoba Polres Nias.
"Mereka masih diperiksa di Satres Narkoba sekalian Propam mengambil informasi sementara. Selesai dari Satres Narkoba lalu nanti diperiksa di Propam," paparnya.**syafira
Berita Terkait :
- Saksi Polisi Benarkan CCTV di Sekitar Rumah Sambo Tersambar Petir0
- Gabung NII, Suami Siti Elina Turut Jadi Tersangka Kasus Terorisme0
- Saksi Sebut Brigadir J Masih Hidup dalam Rekaman CCTV Jam 4-6 Sore0
- Kadis DLH Inhu: Pengelolaan Limbah Pabrik Sawit PT KAS Sudah Sesuai Baku Mutu0
- Rupiah Menguat ke Rp15.563 usai Imbal Hasil Obligasi AS Turun0
_Black11.png)








