- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Dukungan Pembentukan Daerah Istimewa Riau Menguat di Senayan

Jakarta, VokalOnline.Com - Dukungan terhadap pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR) semakin menguat. Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Riau secara resmi menyatakan dukungan terhadap gagasan tersebut, Kamis (11/9/2025).
Deklarasi dukungan berlangsung di Gedung DPD RI, Jakarta, saat para senator dan anggota DPR RI menerima kunjungan Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR) bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Hadir saat itu dua anggota DPR RI, Hendry Munif dan Sahidin. Dan empat anggota DPD RI asal Riau, yakni Abdul Hamid, Sewitri, KH. Mursyid, dan Arif, kompak menyatakan dukungan.
Anggota DPR RI, Hendry Munif, menegaskan komitmennya untuk mengawal proses legislasi terkait pembentukan DIR. Ia bahkan menyambut wacana pembentukan timsus khusus (timsus) yang akan melibatkan anggota DPR dan DPD RI.
“Kita siap mengawal proses legislasi dari rancangan undang-undang (RUU) Daerah Istimewa menjadi undang-undang. Potensi Riau sangat besar, sehingga layak untuk diperjuangkan. Timsus ini penting untuk mengawal RUU ini terealisasi dan menjadi undang-undang.” ujar Hendry Munif.
Lebih lanjut, Hendry Munief menekankan perlunya konsolidasi dan kekompakan seluruh pihak dalam memperjuangkan DIR. Ia juga menyinggung kontribusi besar Riau dalam sejarah perjuangan bangsa.
“Kalau dulu kita tahu ketika proklamasi, Bung Karno menerima sumbangan pesawat dari Aceh dan enam setengah juta golden dari Yogyakarta yang kemudian diberi status daerah istimewa. Maka Riau, yang saat itu menyumbang sekitar dua belas juta golden, seharusnya juga layak menjadi daerah istimewa. Apalagi kontribusi kita kepada negara tidak hanya satu atau dua poin, melainkan lebih dari enam pertimbangan kuat,” jelasnya.
Hendry Munief juga menegaskan pentingnya dukungan lintas fraksi dan lintas daerah, “Kalau kita tidak kompak memang sulit, tapi kalau kita bersatu insyaallah akan mudah. Saya juga akan mengajak kawan-kawan PKS dari berbagai provinsi untuk memberikan dukungan. Perjuangan ini sangat layak diterima karena Riau memiliki sumber daya alam yang luar biasa,” pungkasnya.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









