- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
FR Diamankan Polisi, Ada Hubungan Tewasnya PNS Wanita di DPRD Riau?

Lokasi penemuan mayat PNS wanita di DPRD Riau.
Pekanbaru, VokalOnline.Com – Polisi mengamankan FR yang diketahui PNS Sekretariat DPRD Riau. FR diperiksa terkait penemuan mayat wanita dengan leher terikat di dalam mobil yang terparkir di basement Kantor DPRD Riau.
Pemeriksaan PNS Setwan itu dibenarkan Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho. Agung mengaku awalnya menerima kabar dari staf di Kantor DPRD Riau.
“Laporan awal dari staf sama pimpinan ya. Laporan ditemukan ada mayat, ya sudah lapor polisi, langsung polisi datang untuk otopsi,” terang Agung, Sabtu (10/9/2022).
Agung mengatakan, dari informasi terbaru seorang PNS berinisial FR diperiksa terkait dugaan adanya hubungan dengan korban. FR diamankan dan diperiksa karena polisi menduga ada keterlibatan atas tewasnya Fitria.
“Ada satu PNS Setwan yang dicurigai polisi diperiksa. Laporan tadi pasangannya itu sedang diperiksa, ya betul (F). Cuma ya kita tak tahu apakah terkait atau tidak dari kasus itu,” kata politisi Partai Demokrat itu.
Agung mengaku tak tahu pasti di mana FR diamankan polisi. Namun yang pasti tidak diamankan di kantor.
Meskipun begitu, ia menyerahkan seluruh penanganan ke pihak kepolisian. Agung optimis kasus akan terungkap secara jelas.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andri Setiawan tak mau berkomentar banyak. Andri mengaku masih mendalami keterangan F dan butuh waktu. “Masih pendalaman. Mohon waktu,” kata Andri.
Diberitakan sebelumnya, mayat seorang wanita ditemukan tewas di dalam mobil dengan leher terikat. Mayat wanita ditemukan di basement Kantor DPRD Riau di Pekanbaru.
Informasi di lokasi, posisi mayat pertama kali ditemukan tewas dalam mobil. Leher wanita itu terlihat terikat di pintu kanan bagian belakang sopir mobil minibus.
Tidak hanya itu, di hidung korban tampak keluar darah yang menetes ke jilbab yang digunakannya. Penemuan mayat sontak membuat geger pegawai yang bertugas di lokasi.
Tim gabungan Polsek Bukit Raya dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru yang dapat laporan langsung mengamankan lokasi. Korban pun langsung dievakuasi oleh tim Forensik ke RS Bhayangkara Polda Riau.
“Benar ada penemuan mayat tersebut. Di mana kasus telah ditangani Sat Reskrim Polresta Pekanbaru,” kata Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil, Sabtu (10/9/2022).
Syafnil mengatakan, kasus ditangani Sat Reskrim karena belum diketahui apakah korban bunuh diri atau dibunuh. Namun pemeriksaan saksi dan olah TKP sudah dilakukan.
“Belum tahu bunuh diri atau dibunuh. Ini Kasat Reskrim Polresta (Kompol Andrie) tadi langsung memimpin di lokasi,” kata Kapolsek.
Belakangan diketahui korban bernama Fitria Yulisunarti (40). Korban adalah seorang PNS yang berdinas di Dinas Pemberdayaan Perempuan Pemerintah Provinsi Riau. **Fira
Berita Terkait :
- Jajaran Polres Kuansing Kembali Bagikan Bansos, Sebanyak 610 paket Sembako0
- Syekh Sa ad Dari Yaman Akan Jadi Pengajar Ilmu Alquran di Riau0
- PT RAPP Raih 8 Penghargaan dan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan RI0
- Harga BBM Naik Ketua DPRD Riau Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Harga0
- APBD 2023 Pekanbaru Meningkat0
_Black11.png)









