- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Ganjar Pranowo Respons Isu Arahan Megawati Tolak Timnas Israel

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Jakarta, VokalOnline.Com -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan penolakannya terhadap kedatangan dan partisipasi tim nasional Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia berdasarkan garis ideologi partai dan konstitusi. Namun Ganjar membantah sikapnya karena ada arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri."Saya tidak pernah bertemu Ibu Mega pada soal ini," ujar Ganjar dalam wawancara dengan Najwa Shihab di acara Mata Najwa, Selasa (4/4)."Tapi rasa-rasanya kalau saya mengikuti dari media, bagaimana sekjen juga menyampaikan, saya kira kita punya persamaan keputusan dan pemikiran pada soal ini," imbuh Ganjar.Ia juga mengaku tak pernah dihubungi langsung presiden ke-5 RI untuk menolak kedatangan Israel ke tanah air."Tidak (tidak pernah), tidak," tuturnya.Ganjar mengatakan komunikasi antara PDIP dan pemerintah terkait penolakan Timnas Israel sudah lama dilakukan. Semua jalur dimanfaatkan untuk mengkomunikasikan penolakan ini, baik lewat jalur eksekutif maupun legislatif."Apakah kemudian mendapatkan respons dengan baik, nah, itulah sepertinya kejadian ini harus terjadi," tutur Ganjar. Secara pribadi, Ganjar berkata alasan penolakannya karena komitmen dalam konstitusi yang mengamanatkan Indonesia turut menjaga perdamaian dunia. Selain itu, politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Ganjar menekankan aspek aktifnya dalam konteks dalam menjaga perdamaian dunia. Dia menjelaskan sejak zaman Sukarno hingga Presiden Jokowi, Indonesia konsisten membela Palestina."Itu konstitusional, ideologis buat PDI Perjuangan," ucap Ganjar. Pertimbangan lain, Ganjar berkata telah mengumpulkan informasi soal kelompok-kelompok yang menolak Timnas Israel di Jawa Tengah.Sikapnya terhadap Timnas Israel bertujuan untuk menghindari respons lebih keras dari kelompok-kelompok tersebut. "Eh, kita ingetin ya, soal keamanan jangan sampai nanti ada respons yang jauh lebih keras. Kita ingetin, itu ada," ujar Ganjar.Ganjar jadi sorotan terkait keputusan FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.Sebagian pihak beranggapan penolakan Ganjar dan Gubernur Bali I Wayan Koster terhadap keikutsertaan Timnas Israel jadi pemicu FIFA mencoret status tuan rumah Indonesia.Selain Ganjar dan Koster, penolakan juga disampaikan sejumlah kepala daerah lain dan partai politik. PDIP, PAN, PKS, PPP jadi partai yang menolak kedatangan Timnas Israel. **Syafira
Berita Terkait :
- Jokowi Dorong DPR Sahkan RUU Perampasan Aset demi Berantas Korupsi0
- Gelar Lomba Da’i Kamtibmas, Kapolda Riau Irjen0
- Supardi Katakan, Sumbar Mengejar Kemandirian Fiskal Butuh Inovasi Strategis Yang Hebat0
- Giliran Rimba Melintang Didatangi Bupati Rohil Untuk Safari Ramadhan0
- Dinas PUPR Meranti Ciptakan Pembagunan Tepat Sasaran0
_Black11.png)









