- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Ganjar Pranowo Respons Isu Arahan Megawati Tolak Timnas Israel

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Jakarta, VokalOnline.Com -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan penolakannya terhadap kedatangan dan partisipasi tim nasional Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia berdasarkan garis ideologi partai dan konstitusi. Namun Ganjar membantah sikapnya karena ada arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri."Saya tidak pernah bertemu Ibu Mega pada soal ini," ujar Ganjar dalam wawancara dengan Najwa Shihab di acara Mata Najwa, Selasa (4/4)."Tapi rasa-rasanya kalau saya mengikuti dari media, bagaimana sekjen juga menyampaikan, saya kira kita punya persamaan keputusan dan pemikiran pada soal ini," imbuh Ganjar.Ia juga mengaku tak pernah dihubungi langsung presiden ke-5 RI untuk menolak kedatangan Israel ke tanah air."Tidak (tidak pernah), tidak," tuturnya.Ganjar mengatakan komunikasi antara PDIP dan pemerintah terkait penolakan Timnas Israel sudah lama dilakukan. Semua jalur dimanfaatkan untuk mengkomunikasikan penolakan ini, baik lewat jalur eksekutif maupun legislatif."Apakah kemudian mendapatkan respons dengan baik, nah, itulah sepertinya kejadian ini harus terjadi," tutur Ganjar. Secara pribadi, Ganjar berkata alasan penolakannya karena komitmen dalam konstitusi yang mengamanatkan Indonesia turut menjaga perdamaian dunia. Selain itu, politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Ganjar menekankan aspek aktifnya dalam konteks dalam menjaga perdamaian dunia. Dia menjelaskan sejak zaman Sukarno hingga Presiden Jokowi, Indonesia konsisten membela Palestina."Itu konstitusional, ideologis buat PDI Perjuangan," ucap Ganjar. Pertimbangan lain, Ganjar berkata telah mengumpulkan informasi soal kelompok-kelompok yang menolak Timnas Israel di Jawa Tengah.Sikapnya terhadap Timnas Israel bertujuan untuk menghindari respons lebih keras dari kelompok-kelompok tersebut. "Eh, kita ingetin ya, soal keamanan jangan sampai nanti ada respons yang jauh lebih keras. Kita ingetin, itu ada," ujar Ganjar.Ganjar jadi sorotan terkait keputusan FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.Sebagian pihak beranggapan penolakan Ganjar dan Gubernur Bali I Wayan Koster terhadap keikutsertaan Timnas Israel jadi pemicu FIFA mencoret status tuan rumah Indonesia.Selain Ganjar dan Koster, penolakan juga disampaikan sejumlah kepala daerah lain dan partai politik. PDIP, PAN, PKS, PPP jadi partai yang menolak kedatangan Timnas Israel. **Syafira
Berita Terkait :
- Jokowi Dorong DPR Sahkan RUU Perampasan Aset demi Berantas Korupsi0
- Gelar Lomba Da’i Kamtibmas, Kapolda Riau Irjen0
- Supardi Katakan, Sumbar Mengejar Kemandirian Fiskal Butuh Inovasi Strategis Yang Hebat0
- Giliran Rimba Melintang Didatangi Bupati Rohil Untuk Safari Ramadhan0
- Dinas PUPR Meranti Ciptakan Pembagunan Tepat Sasaran0
_Black11.png)









