- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- PT BNS: Masa Depan Anak Bergantung Pada Bumi yang Kita Jaga Hari Ini
- Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
- Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- PT RAPP Dukung Peningkatan Kompetensi Bidan untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Riau
- Kapolri Perkuat Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla di Riau, RAPP Dukung Sinergi Lintas Sektor
Google Blokir Game Battle Royale Krafton Di India

Jakarta, VokalOnline.Com - Google pada Kamis (28/7) memblokir akses ke game milik Krafton yang bergenre battle royale. Akibatnya, saham pengembang game Korea Selatan itu merosot lebih dari 9 persen pada Jumat.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters pada Jumat, Google mengatakan Pemerintah India emerintahkan agar game Battlegrounds Mobile India (BGMI) diblokir dan memaksa mereka menghapus aplikasinya dari Play Store. Saat ini, game tersebut telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna di India.
"Setelah menerima permintaan, mengikuti proses yang ditetapkan, kami telah memberi tahu pengembang dan telah memblokir akses ke aplikasi," kata juru bicara Google.
Selain di Play Store, BGMI juga tidak tersedia di App Store India. Hingga saat ini, alasan pemblokiran masih belum jelas.
Sementara itu di Seoul, juru bicara Krafton mengatakan pengembang sedang berbicara dengan otoritas dan perusahaan terkait untuk mengetahui situasi pasti mengenai penangguhan di dua toko aplikasi itu di India.
Sedangkan perwakilan Apple India dan Kementerian TI India tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Sebelumnya pada 2020, India juga telah melarang game Krafton lainnya, yakni PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG).
India berasalan tentang risiko keamanan ketika melarang PUBG. Namun secara luas, hal itu dilihat sebagai dampak dari memburuknya bisnis dengan China. Saat itu, Tencent China memegang hak penerbitan untuk PUBG di India. Tindakan itu merupakan bagian dari larangan New Delhi terhadap lebih dari 100 aplikasi seluler asal China. **Fira
Berita Terkait :
- Twitter Khawatir Elon Musk Tunda Sidang Oktober0
- Fujufilm Luncurkan Instax Mini Link 20
- Noice Hadirkan Kelas Podcast Untuk Kreator Lokal Dalami Konten Audio0
- Indonesia Dorong Negara G20 Perkuat Kesepahaman Tata Kelola Data0
- Grab, Emtek, Bukalapak Percepat Digitalisasi UMKM Di 3 Kota0
_Black11.png)









