- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
- Pemkab Siak Pastikan Tak Ada Anak Gagal Sekolah karena Kendala Administrasi
- Pemkab Siak Dorong Wakaf Produktif Lewat Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan
- Pemkab Siak Siapkan Solusi bagi Calon Siswa yang Terkendala Dokumen Kependudukan
- Pemkab Siak Gandeng Indomaret, Produk UMKM Kini Tembus Pasar Ritel Modern
- Jalan Sungai Rawa Terus Makan Korban, Masyarakat Desak PT Ekasapta Paramita Energi Bertanggung Jawab
Gubernur Riau Minta Semua Pihak Lakukan Pengendalian Inflasi

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan sejumlah kepala daerah di Indonesia untuk melakukan pengendalian terhadap inflasi.
"Ini (Inflasi) menjadi momok semua negara. Daerah yang inflasinya tinggi harus waspada dan bekerja sama dengan TPID untuk melakukan pengendalian inflasi di wilayahnya," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2022, di Kantor Bank Indonesia, Kamis (18/8/2022).
Jokowi mengungkapkan, bahwa inflasi di Indonesia pada Juli 2022 cukup tinggi yakni mancapai 4,94 persen, namun angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan negara-negara lainnya. Yakni, Korsel 6,3 persen, Singapura 6,7 persen, India 6,7 persen, Thailand 7,7 persen, Amerika Serikat 8,5 persen, Uni Eropa 8,9 persen dan Turki 97,6 persen.
Sedangkan, lima provinsi tertinggi inflasi di Indonesia, kelimanya berasal dari Pulau Sumatera, yakni Provinsi Jambi 8,22 persen, Sumatera Barat (Sumbar) 8,01 persen, Bangka Belitung (Babel) 7,77 persen, Riau 7,04 persen, dan Aceh 6,697 persen.
"Dunia berada di keadaan yang tidak normal, sehingga harus bekerja makro,mikro dan detail, angkanya harus tahu, provinsi harus tahu, angka inflasinya berapa, diposisi berapa. Jambi ini hati-hati di atas 8 persen angka inflasinya, Sumbar, Babel, Riau, Aceh, tolong dilihat detail ini yang menyebabkan inflasi tinggi apa," jelasnya.
Menanggapi hal ini, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bekerja keras untuk mengendalikan inflasi.
"Inilah yang menjadi PR kita, tadi sudah disampaikan langsung beliau (Presiden, red), disampaikan Riau (lima provinsi inflasi tertinggi di Indonesia red). Ini harus menjadi kerja keras kita bersama, agar inflasi Riau ini bisa kita kendalikan dengan baik," kata Gubri di Gedung Daerah Provinsi Riau. (***)
Berita Terkait :
- Meriah Gubri dan Wagubri Ramaikan Kenduri Rakyat Hari Jadi ke-65 Riau0
- Pekerja Wanita Di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau0
- Jaksa Agung Lantik Dr Supardi Sebagai Kejati Riau yang Baru0
- Kapolda IrjenPol Muhamad, Igbal, SIK MH,hadiri pembukaan Pacu jalur Tradisional0
- Lurah Air Molek 1 Gelar Work Shop Pembinaan Umat0
_Black11.png)









