Breaking News
- Satgas PKH Diminta Bongkar Dalang Klaim Kebun Eks PT SAL di Rakit Kulim
- Pelajaran dari Masa Lalu untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia menuju New Paradigm Tata Kelola Dunia
- Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Enok dan stakeholder serta Pihak Perusahan Tanam Ja
- APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
- Bupati Meranti Asmar Bagikan 1.800 Takjil Ramadan di Tiga Titik Kota Selatpanjang
- RAPP Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla di Riau Melalui Sistem Kesiapsiagaan Terpadu
- Syahrul Aidi Buka Rumah Aspirasi, Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian
- Batin Model: Suku Talang Mamak Dukung Penuh Operasional Kebun Agrinas di Eks PT SAL
- Tim Raga Beraksi Berantas Premanisme dan Genk Motor di Pelalawan
- Sinergi Pemkab dan Swasta, Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan Sepanjang 1,8 Km
Gubernur Riau Pesankan Hal Ini Kepada Guru dan Siswa
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Gubernur Riau Syamsuar meninjau pembelajaran tatap muka terbatas di salah satu sekolah di Pekanbaru. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Pembelajaran tatap muka terbatas dari tingkat sekolah dasar hingga menengah keatas sudah mulai dilakukan di Riau. Untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan, Gubernur Riau Syamsuar meninjau sejumlah sekolah.
Kepada sekolah, Syamsuar berharap keinginan Satgas Covid-19 Riau, Menteri Pendidikan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama dijalankan. Jangan sampai pembelajaran ini menambah kasus Covid-19 di Riau.
Syamsuar menyebut pembelajaran dilakukan secara bergantian tiap hari. Dalam satu kali tatap muka hanya diperbolehkan 50 persen siswa dalam satu kelas.
"Dilakukan bergilir, kemudian belajar di kelas juga hanya dua jam," kata Syamsuar di Pekanbaru.
Syamsuar mengingat para guru selalu menjaga jarak antara satu siswa dengan siswa lainnya. Jendela ruangan juga diminta tetap terbuka agar sirkulasi udara lancar.
Syamsuar meminta seluruh guru wajib vaksin. Bagi yang belum agar segera mendaftarkan diri agar guru tidak menularkan vaksin kepada siswa.
"Atau anak yang menularkan kepada bapak dan ibu guru," jelasnya.
Tak lupa pula Syamsuar mengingatkan guru dan siswa selalu memakai masker, baik di luar ataupun dalam ruangan. Syamsuar menyebut Covid-19 sudah banyak menginfeksi masyarakat.
"Harus pakai masker ya, sudah banyak yang meninggal," seloroh Syamsuar.
Syamsuar mengakui ada orang tua keberatan terkait pembelajaran tatap muka terbatas ini. Diapun menyatakan tidak pemaksaan dan boleh memilih pembelajaran secara daring.
"Tidak ada paksaan, orang tua boleh memilih," ucap Syamsuar.
Syamsuar juga mengingatkan Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten dan kota di Riau untuk mengawasi pembelajaran tatap muka terbatas ini. (syu)
Berita Terkait :
- Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Astra Zeneca di Jombang0
- Kapolri Ajak Pemuda Masjid Lawan Radikalisme dan Intoleransi0
- KPK Tegaskan Jefry Noer Tak Pernah Kembalikan Uang Suap0
- Jaksa Ancam Jemput Paksa Kepala BPKAD Kuansing Hendra AP0
- Dua Pencari Ikan di Sungai Kampar Temukan Mortir0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









