Breaking News
- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Gubernur Riau Pesankan Hal Ini Kepada Guru dan Siswa
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Gubernur Riau Syamsuar meninjau pembelajaran tatap muka terbatas di salah satu sekolah di Pekanbaru. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Pembelajaran tatap muka terbatas dari tingkat sekolah dasar hingga menengah keatas sudah mulai dilakukan di Riau. Untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan, Gubernur Riau Syamsuar meninjau sejumlah sekolah.
Kepada sekolah, Syamsuar berharap keinginan Satgas Covid-19 Riau, Menteri Pendidikan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama dijalankan. Jangan sampai pembelajaran ini menambah kasus Covid-19 di Riau.
Syamsuar menyebut pembelajaran dilakukan secara bergantian tiap hari. Dalam satu kali tatap muka hanya diperbolehkan 50 persen siswa dalam satu kelas.
"Dilakukan bergilir, kemudian belajar di kelas juga hanya dua jam," kata Syamsuar di Pekanbaru.
Syamsuar mengingat para guru selalu menjaga jarak antara satu siswa dengan siswa lainnya. Jendela ruangan juga diminta tetap terbuka agar sirkulasi udara lancar.
Syamsuar meminta seluruh guru wajib vaksin. Bagi yang belum agar segera mendaftarkan diri agar guru tidak menularkan vaksin kepada siswa.
"Atau anak yang menularkan kepada bapak dan ibu guru," jelasnya.
Tak lupa pula Syamsuar mengingatkan guru dan siswa selalu memakai masker, baik di luar ataupun dalam ruangan. Syamsuar menyebut Covid-19 sudah banyak menginfeksi masyarakat.
"Harus pakai masker ya, sudah banyak yang meninggal," seloroh Syamsuar.
Syamsuar mengakui ada orang tua keberatan terkait pembelajaran tatap muka terbatas ini. Diapun menyatakan tidak pemaksaan dan boleh memilih pembelajaran secara daring.
"Tidak ada paksaan, orang tua boleh memilih," ucap Syamsuar.
Syamsuar juga mengingatkan Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten dan kota di Riau untuk mengawasi pembelajaran tatap muka terbatas ini. (syu)
Berita Terkait :
- Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Astra Zeneca di Jombang0
- Kapolri Ajak Pemuda Masjid Lawan Radikalisme dan Intoleransi0
- KPK Tegaskan Jefry Noer Tak Pernah Kembalikan Uang Suap0
- Jaksa Ancam Jemput Paksa Kepala BPKAD Kuansing Hendra AP0
- Dua Pencari Ikan di Sungai Kampar Temukan Mortir0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









