- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Gubernur Syamsuar Minta Selesaikan Persoalan Sampah dan Banjir
Penjabat Wako Pekanbaru dan Bupati Kampar Dilantik

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gubernur Riau Syamsuar melantik Muflihun sebagai Penjabat Wali Kota Pekanbaru dan Kamsol sebagai Penjabat Bupati Kampar. Pelantikan dua pemimpin daerah di Riau itu berlangsung di Gedung Daerah Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin, 23 Mei 2022.
Pelantikan dua penjabat ini menyusul berakhirnya masa jabatan Firdaus-Ayat Cahyadi sebagai Wali dan Wakil Wali Kota Pekanbaru serta Catur Sugeng Susanto sebagai Bupati Kabupaten Kampar.
Muflihun dan Kamsol merupakan pilihan Kementerian Dalam Negeri. Keduanya tidak termasuk nama-nama yang direkomendasikan oleh Gubernur Syamsuar untuk menjabat.
Terlepas dari itu, Syamsuar meminta keduanya agar fokus melayani masyarakat di Pekanbaru dan Kampar. Pekerjaan yang belum selesai oleh wali kota dan bupati sebelumnya diharap menjadi prioritas.
"Pertama, agar segera menggesa penyerapan APBD tahun 2022," kata Syamsuar.
Untuk Pekanbaru, Syamsuar menitipkan persoalan banjir yang belum terselesaikan oleh pemimpin sebelumnya. Termasuk persoalan sampah yang masih menggunung di beberapa titik ibu kota provinsi.
Gubernur juga berharap Muflihun menyelesaikan perbaikan sejumlah titik jalan yang rusak. Khususnya oleh proyek galian instalasi pembuangan air limbah (IPAL).
Syamsuar juga menyorot persoalan penerangan jalan, trotoar hingga pembenahan sejumlah pasar tradisional yang masih kumuh. Begitu juga dengan persoalan honor RT dan RW.
"Berikutnya tentang pembayaran insentif tenaga kesehatan yang belum dibayar sejak tahun 2021," kata Syamsuar.
Di Kabupaten Kampar, Syamsuar menitipkan sejumlah pekerjaan kepada Kamsol yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Beberapa di antaranya masih soal lingkungan dan penanganan banjir di sejumlah daerah.
"Kemudian perbaikan Islamic Center hingga perluasan Istana Kampa," kata Syamsuar.
Syamsuar juga menitipkan pekerjaan daerah terisolir yang sudah mulai dilakukan bupati sebelumnya. Daerah terisolir ini terdapat di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Tapung Hulu, Tapung Hilir, Koto Kampar Hulu.
"Selanjutnya insentif guru MDA, insentif ninik mamak dan insentif aparatur sipil negara," jelas Syamsuar.
Gubernur juga meminta Penjabat Bupati Kampar menyelesaikan persoalan koperasi petani sawit serta kebun sawit warga dengan PTPN V. Begitu juga dengan ganti rugi jalan Tol yang saat ini masih terkendala di beberapa titik.
"Menyelesaikan permasalahan tanah adat dan Penjabat Bupati Kampar harus tinggal di rumah dinas," tegas Syamsuar. ***
Berita Terkait :
- Menguji Transparansi Tito Karnavian 0
- Ketua DPRD Kampar M Faisal Apresiasi Yang Luar Biasa Kepada Bupati Kampar.0
- Gubri Sambut Baik Keputusan Presiden Buka Kembali Keran Ekspor CPO0
- Catur Sampaikan Sampaikan LKPJ Terakhir Tahun 2021 . 0
- Hormati Keputusan Mendagri Dalam Penetapan PJ Bupati Kampar0
_Black11.png)









