Breaking News
- Tanaman Jagung di Dusun Pelangi Tumbuh Tak Merata, Polsek Keritang Siap Dampingi Petani
- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- PT BNS: Masa Depan Anak Bergantung Pada Bumi yang Kita Jaga Hari Ini
- Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
- Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- PT RAPP Dukung Peningkatan Kompetensi Bidan untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Riau
Tanaman Jagung di Dusun Pelangi Tumbuh Tak Merata, Polsek Keritang Siap Dampingi Petani

KERITANG, INHIL – Di tengah hamparan hijau Dusun Pelangi, Desa Lintas Utara, semangat ketahanan pangan terus dirawat. Bukan hanya oleh petani, tapi juga oleh aparat yang turun langsung ke ladang.
Jajaran Polsek Keritang melalui Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan pada Kamis, 24 Juli 2026. Lahan yang menjadi tanggung jawab Sdr. Wildan itu kini mulai menunjukkan hasil.
Dari hasil pemantauan di lapangan diketahui tanaman jagung sudah mulai mengeluarkan buah atau bongkol. Sebuah tanda bahwa kerja keras beberapa bulan terakhir mulai membuahkan hasil. Namun di balik itu, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.
Pertumbuhan tanaman belum merata. Sebagian jagung tumbuh subur dan tinggi menjulang. Sementara sebagian lainnya tampak kerdil dan kurang normal. Setelah ditelusuri, kondisi ini diduga dipengaruhi oleh tingginya kadar keasaman atau pH asam pada tanah di beberapa titik lahan.
Kegiatan monitoring ini bukan hanya untuk melihat. Ia adalah bentuk pendampingan dan evaluasi berkelanjutan dari Polsek Keritang kepada masyarakat. Tujuannya satu, memastikan setiap kendala yang dihadapi petani dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusinya agar hasil panen nanti lebih optimal.
Kapolsek Keritang AKP Yosi Marlius menegaskan komitmen Polri dalam mengawal program ketahanan pangan nasional hingga ke pelosok desa.
“Kami dari Polsek Keritang akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pemantauan rutin, pendampingan di lapangan, serta pelaporan perkembangan tanaman akan terus kami lakukan di wilayah hukum Polsek Keritang,” tegas AKP Yosi.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak bisa jalan sendiri. Ia butuh kolaborasi antara petani, pemerintah desa, penyuluh, dan aparat keamanan.
“Jagung di Dusun Pelangi ini bukan hanya soal tanaman. Ini adalah bukti nyata bagaimana kita bersama-sama menjaga kemandirian pangan di Inhil. Kalau ada kendala seperti pH tanah, kita carikan jalan keluar bersama,” lanjut AKP Yosi.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan petani tidak merasa berjalan sendiri. Ada aparat yang hadir, mendengar, dan membantu mencarikan solusi. Mulai dari masalah teknis pertanian hingga distribusi hasil panen nantinya.
Harapannya sederhana namun besar. Produktvitas tanaman jagung di Desa Lintas Utara terus meningkat. Hasilnya bisa dinikmati masyarakat, menjadi cadangan pangan keluarga, dan ikut memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Dari Dusun Pelangi, satu pesan menguat: menjaga pangan adalah menjaga masa depan. Dan Polsek Keritang memilih hadir, bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjaga harapan petani. (*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
_Black11.png)









