- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Guru Honorer Berharap Ke Gubernur Riau Agar Kebagian DBH Sawit

Salah Seorang Guru Honorer yang Juga Mantan ketua mahasiswa kampar pekanbaru ini.
KAMPAR,VokalOnline.Com-Untuk Kesejahteraan Guru Honorer di Riau,guru Honorer berharap kepada Gubernur Riau agar kebagian DBH Sawit.
Gubernur Riau memperjuangkan masa depan tenaga honorer yang diisukan akan dihapuskan untuk penyederhanaan birokrasi.
Mendapat perhatian dan ucapan terimakasih dari berbagai kalangan pelaku dan pemerhati pendidikan di riau pada acara kegaiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Dalam kesempatan itu beliau juga menyampaikan nantinya bila diadakan tes pengangkatan agar diberikan keringanan bagi THLdan honorer yang sudah lama mengabdi.Ujar Mitiar Hamid Kampai S.Pd,(14/5/2022).
Ia mrngatakan, Apalagi bagi guru dan tenaga kesehatan yang akan menganggu dalam peningkatan kualitas SDM dan pelayanan kesehatan.
Salah satunya muncul dari salah seorang guru honorer yang ada di riau yaitu Mitiar Hamid Kampai S.Pd ia menyampaikan bahawasanya dari 98,031 tenaga pendidik dan kependidikan di riau PNS hanya 42,466 honorer sebanyak 55,565 orang dengan rincian GTY/pty 11,779 GTT/PTT provinsi 4,034 GTT/PTT kab kota 4,034 guru bantu pusat 354 guru honorer sekolah 19,719 dan lainya 9,21 orang dan total keseluruhanya untuk guru honorer 55,565.
Artinya kalau guru honorer digaji 2.500.000 saja hanya membutuhkan dana sebanyak 138.912.500 dikali setahun atau 12 bulan haya membutuhkan dana 1.666,95 T dan kita hanya berasumsi DBH sawit riau hanya 2 Triliun dalam 1 tahun,anggaran mudah mudahan lebih,"Kata matan ketua mahasiswa kampar pekanbaru ini.
Disambung Hamid Ini bisa di dorong oleh pak gubernur riau melalui prolegnas UU DBH sawit yang lagi dibahas di DPR RI apalagi salah sorangng anggota DPR RI asal riau Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI H.Abdul Wahid dan ini lah momntum kita bersama untuk memperjuangkan DBH dan payung hukum untuk pengajian honorer ini, yang selama ini belum terpayungi.Tutu Hamid Kampai S.P.***Vol3.
Berita Terkait :
- Petani Sawit Menjerit, Anggota DPR RI Abdul Wahid Desak Pemerintah Koreksi Larangan Export CPO0
- Kisah Uang Kopsa M Diduga Digunakan Anthony untuk Serang PT Langgam Harmuni0
- Yuricho, Akan Berupaya Perjuangkan Anggaran Publikasi Pemda Kampar 0
- LAMR Menyertai Aghi Ayo Onam Bangkinang0
- Ketua DPRD Santun Anak Yatim dan Piatu Dusun I dan IV Pulau Tinggi 0
_Black11.png)









