- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Harga Minyak Sawit Turun Tipis, Menunggu Kepastian Kuota Ekspor Minyak Sawit

Kuala Lumpur, VokalOnline.Com - Harga minyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia pada Senin (30/5/2022) turun untuk kedua kalinya, menyusul masih belum ada kepastian dimulainya kembali ekspor minyak sawit Indonesia.
Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Agustus 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 0,61% per ton menjadi RM 6.314 (US$ 1.446,51) per ton pada awal perdagangan.
Dikutip dari Reuters, pemerintah Indonesia berencana mengalokasikan sekitar 1 juta ton minyak sawit untuk ekspor, kata seorang pejabat di Kementerian Perdagangan, Jumat (27/5/2022), termasuk belum ada kepastian untuk berapa waktu alokasi itu.
Sebelumnya, Analis minyak nabati asal India, Dorab Mistry pekan lalu mendesak Indonesia untuk segera melanjutkan ekspor minyak sawit, memperingatkan bahwa penghentian ekspor yang diperpanjang lantaran menunggu rincian aturan penjualan domestik dapat menyebabkan "malapetaka" bagi petani.
Sementara, kontrak kedelai teraktif Dalian, DBYc1 diperdagangkan lebih rendah 0,13%, sementara kontrak minyak sawit DCPc1 naik 2,94%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,05%.
Analis Teknis Reuters, Wang Tao mencatat, harga minyak sawit mungkin akan berada di kisaran RM 6.220 per ton. **fira
Berita Terkait :
- Gubri Undang Wapres Resmikan Bank Riau Kepri Syariah, Ini Hal Lain Yang Dimintanya Di Rapat Pleno KN0
- Sakti Wahyu Trenggono: PHK Besar-Besaran Jangan Terjadi Di Start Up Perikanan0
- Temui Gubernur Melaka, Gubri Bahas RoRo Dumai-Melaka0
- Kapolres Kuansing Ikut merespon positif dibukanya kembali izin ekspor CPO oleh Presiden Joko Widodo0
- BRK Jadi BRK Syariah, Terima Kasih Gubernur Riau0
_Black11.png)









