- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
IHSG Berpotensi Bangkit Jelang Akhir Pekan

(MoneyKompas.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (9/4). Penguatan mengkonfirmasi kebalikan arah (rebound) setelah tren turun indeks saham beberapa waktu terakhir.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyebut penguatan indeks terjadi setelah berhasil menembus resistance MA5.
Secara teknikal, lanjut dia, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan di 6.018-6.118. "Indikator MACD potensi cross over positif pada area udervalue. Sehingga, secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan," ujarnya seperti dikutip dari riset, Jumat (9/4).
Adapun saham-saham yang dapat dicermati menurut dia, yakni ADHI, ADRO, ANTM, BBRI, BBTN, DOID, HMSP, INDY, MIKA, MNCN, PGAS, PTPP, SRIL, dan UNVR.
Sepaham, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya melihat peluang pertumbuhan indeks dalam jangka pendek.Pada perdagangan akhir pekan ini, indeks akan diwarnai oleh fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.Pun demikian, perkiraannya, IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088.
"Peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat cukup besar, mengingat hingga saat ini para investor asing masih mencatatkan capital inflow secara ytd," terang dia.
Pada perdagangan sebelumnya, yakni Kamis (8/4), IHSG menguat ke 6.071 atau naik 35,1 poin atau 0,58 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp503,11 miliar.
(wel/bir)
Berita Terkait :
- BUMN Rangkul KBR Bangun Mega Proyek Bukit Algoritma0
- Alumni Kartu Prakerja Dapat KUR Super Mikro dari Pemerintah0
- Sanksi Pemudik yang Nekat Mudik Naik Mobil0
- Sri Mulyani Akui Bantuan ke Pengusaha di Bali Belum Maksimal0
- Ahok Ketemu Gibran Bahas Penghapusan Premium0
_Black11.png)









