- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
IHSG Berpotensi Bangkit Jelang Akhir Pekan

(MoneyKompas.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (9/4). Penguatan mengkonfirmasi kebalikan arah (rebound) setelah tren turun indeks saham beberapa waktu terakhir.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyebut penguatan indeks terjadi setelah berhasil menembus resistance MA5.
Secara teknikal, lanjut dia, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan di 6.018-6.118. "Indikator MACD potensi cross over positif pada area udervalue. Sehingga, secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan," ujarnya seperti dikutip dari riset, Jumat (9/4).
Adapun saham-saham yang dapat dicermati menurut dia, yakni ADHI, ADRO, ANTM, BBRI, BBTN, DOID, HMSP, INDY, MIKA, MNCN, PGAS, PTPP, SRIL, dan UNVR.
Sepaham, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya melihat peluang pertumbuhan indeks dalam jangka pendek.Pada perdagangan akhir pekan ini, indeks akan diwarnai oleh fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.Pun demikian, perkiraannya, IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088.
"Peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat cukup besar, mengingat hingga saat ini para investor asing masih mencatatkan capital inflow secara ytd," terang dia.
Pada perdagangan sebelumnya, yakni Kamis (8/4), IHSG menguat ke 6.071 atau naik 35,1 poin atau 0,58 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp503,11 miliar.
(wel/bir)
Berita Terkait :
- BUMN Rangkul KBR Bangun Mega Proyek Bukit Algoritma0
- Alumni Kartu Prakerja Dapat KUR Super Mikro dari Pemerintah0
- Sanksi Pemudik yang Nekat Mudik Naik Mobil0
- Sri Mulyani Akui Bantuan ke Pengusaha di Bali Belum Maksimal0
- Ahok Ketemu Gibran Bahas Penghapusan Premium0
_Black11.png)









