- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
Indonesia Laga Hidup Mati Lawan Venezuela,Djan Fariz: Dukungan Seluruh Lapisan Masyarakat Dibutuhkan

Jakarta, VokalOnline.Com - Masyarakat Indonesia diharapkan memberikan dukungan moral kepada tim tenis Indonesia yang akan menghadapi laga hidup-mati melawan Venezuela.
Laga hidup-mati itu menghadapi tim tenis Venezuela akan dilakukan di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, tanggal 4 dan 5 Maret 2022. Bila mampu menaklukkan tim dari negeri Hugo Chavez, tim Indonesia akan bertahan di Grup Dunia II Piala Davis. Bila tidak, tim tenis Indonesia akan turun ke Grup Dunia III.
Ketua Dewan Pembina Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI), Djan Faridz, dalam pesan yang diterima redaksi mengatakan, tim tenis Indonesia akan mengeluarkan kemampuan terbaik agar dapat bertahan di Grup Dunia II Piala Davis.
“Dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan,” ujar Djan Faridz.
Selain itu, Djan Faridz yang juga Dewan Pembina Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) meminta agar pemain Indonesia berjuang semaksimal mungkin. “Tunjukkan permainan terbaik kita demi membela merah-putih,” tambahnya.
Venezuela punya peringkat yang lebih baik dibanding Indonesia. Saat ini Indonesia menempati peringkat 65 dunia, sementara Venezuela berada di urutan 57 dunia.
Kapten tim Indonesia, Febi Widhiyanto, dalam kesempatan terpisah mengatakan, pihaknya akan benar-benar melihat siapa yang paling siap untuk diturunkan di laga pembuka, Jumat siang (4/3).
Febi menyiratkan, akan mengandalkan Christopher Rungkat dan Muhammad Rifqi Fitriadi, untuk turun di dua nomor tunggal pertama melawan Venezuela. "Kami masih melihat siapa paling siap menjelang hari-H," ujar Febi Widhiyanto.
Selain Febi yang menjabat kapten tim, Indonesia akan diperkuat Christopher Rungkat, M Rifqi Fitriadi, Muhammad Althaf Dhaufullah, Nathan Anthony Barki, dan Achad Imam Maruf.
Sedangkan Venezuela yang dipimpin Maurice Ruah, akan mengandalkan Luis David Martinez, Jordi Munoz Abreu, dan Francisco Lamas Villarroel. Dari empat pemain tersebut hanya Luis yang punya ranking cukup tinggi yaitu 129 ITF.
Laga playoff Piala Davis sendiri akan berlangsung dalam 5 pertandingan. Terdiri dari 4 nomor tunggal dan 1 ganda. Dua nomor tunggal menjadi pertandingan pembuka dalam pertemuan perdana kedua negara di ajang berlabel World Cup of Tennis ini. pada Jumat siang (4/3). Sementara itu, partai ganda menjadi pembuka hari kedua, Sabtu (5/3). "Christo/Rifqi bisa main ganda juga," sambung Febi.
Dalam babak playoff Piala Davis ini, petenis pertama tuan rumah bakal menghadapi pemain kedua tim tamu, demikian sebaliknya. Untuk urutan pertandingan akan ditentukan berdasarkan undian yang dilakukan pada Kamis besok (3/3).
Meski demikian, kedua tim masih bisa mengganti pasangan yang diajukan saat undian hingga sejam sebelum pertandingan.**vol/jn
Berita Terkait :
- Hujan Meme Standar Ganda FIFA untuk Rusia dan Israel0
- Abramovich Jual Chelsea, Pengusaha Swiss Siap Beli0
- Buruh Respons Pembatalan Aturan JHT Cair 56 Tahun: Masih Wacana0
- Partai Berkarya Sindir Elite Dukung Tunda Pemilu Bak Keledai Politik0
- Ratusan Masyarakat Seram Deklarasi Mendukung Firli Bahuri0
_Black11.png)









