- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
Abramovich Jual Chelsea, Pengusaha Swiss Siap Beli

Roman Abramovich dilaporkan telah menawarkan Chelsea kepada sejumlah pengusaha, termasuk miliarder Swiss. (AP/Matt Dunham)
Jakarta, VokalOnline.Com - Buntut perang Rusia vs Ukraina berimbas kepada masa depan Chelsea. Sang pemilik, Roman Abramovich, diklaim ingin menjual mayoritas saham klub yang langsung ditaksir pengusaha Swiss.
Express melansir, Abramovich mempertimbangkan untuk menjual klub miliknya itu karena terancam disanksi Inggris akibat sejumlah masalah, termasuk invasi Rusia ke Ukraina sejak pekan lalu.
Pengusaha asal Rusia tersebut dilaporkan telah berusaha melimpahkan rutinitas harian Chelsea kepada yayasan amal klub. Ini dilakukan demi menjaga stabilitas kepengurusan klub jika ia terpaksa hengkang dan menjual saham klubnya.
Gayung bersambut, miliarder Swiss Hansjorg Wyss mengklaim telah ditawari peluang untuk gabung konsorsium seharga 2 miliar poundsterling. Nantinya, Wyss akan bergabung dengan enam hingga tujuh investor lain.
"Abramovich sedang mencoba untuk menjual semua propertinya di Inggris. Ia juga ingin cepat-cepat menyingkir dari Chelsea," kata Wyss kepada media Swiss, Blick, yang dilansir Daily Mail.
"Saya dan tiga orang lainnya menerima tawaran pada hari Selasa untuk membeli Chelsea dari Abramovich. Tapi, saya harus menunggu empat sampai lima hari dari sekarang," sambung pria 86 tahun itu.
Wyss juga membeberkan Abramovich meminta harga tinggi kepada para penjual. Terlebih saat ini Chelsea masih memiliki utang kepadanya hingga 2 miliar poundstering.
Abramovich adalah miliarder Rusia yang mengakuisisi Chelsea pada 19 tahun lalu. Ia membeli klub London tersebut senilai 140 juta poundsterling atau setara dengan Rp2,6 triliun.
Kini, kebersamaan Abramovich dan Chelsea berada di ujung tanduk karena perang Rusia-Ukraina. Anggota parlemen Inggris, Chris Bryant, berusaha menjegal Abramovich dengan tuduhan penggelapan keuangan.**vol/jn
Berita Terkait :
- Enam Dubes Negara Sahabat Ingin Majukan Kerja Sama dengan Indonesia0
- Bulava di Seberang Kremlin Jakarta0
- Real Madrid Prioritaskan Gaet Kylian Mbappe dari PSG0
- FIFA Coret Rusia dari Piala Dunia0
- Ramai-ramai Pabrikan Otomotif Global Tekan Rusia0
_Black11.png)









