- Tanaman Jagung di Dusun Pelangi Tumbuh Tak Merata, Polsek Keritang Siap Dampingi Petani
- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- PT BNS: Masa Depan Anak Bergantung Pada Bumi yang Kita Jaga Hari Ini
- Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
- Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- PT RAPP Dukung Peningkatan Kompetensi Bidan untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Riau
Jens Stoltenberg, Minta Rusia Berhenti Mengirim Pasukan Ke Perbatasan Ukraina

Jens-Stoltenberg/anadolu
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (), Jens Stoltenberg, meminta berhenti mengirim pasukan ke perbatasan untuk menghindari peperangan antara kedua negara."Dalam beberapa pekan ini Rusia mengerahkan ribuan pasukan ke perbatasan Ukraina, yang merupakan pengerahan pasukan dalam jumlah terbesar sejak mencaplok Krimea pada 2014," kata Stoltenberg usai dalam jumpa pers di Brussels, Belgia, seperti dilansir , Rabu (14/4)."Rusia harus segera menghentikan mengerahkan pasukan di perbatasan Ukraina dan berhenti melakukan provokasi dan meredam ketegangan secepatnya," ujar mantan Perdana Menteri Norwegia itu.Stoltenberg juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, dan Menlu Ukraina, Dmytro Kuleba. Ketiganya membahas soal ketegangan di kawasan perbatasan Ukraina akibat pengerahan pasukan Rusia.Terkait usulan untuk memasukkan Ukraina sebagai anggota NATO, Stoltenberg menyatakan keputusan akhir ada di tangan seluruh negara anggota.
Berita Terkait :
- China Kerahkan 10 Jet Tempur dan Bomber Untuk Kepung Taiwan0
- Erdogan Menyatakan Lanjut Bangun Terusan Istanbul0
- Tentara Myanmar Serbu Markas Pedemo, 8 Orang Tewas0
- Kedutaan Myanmar di Inggris Digembok0
- AS Beri Dana Rp3,4 T Untuk Bantu Palestina0
_Black11.png)









