- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Jens Stoltenberg, Minta Rusia Berhenti Mengirim Pasukan Ke Perbatasan Ukraina

Jens-Stoltenberg/anadolu
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (), Jens Stoltenberg, meminta berhenti mengirim pasukan ke perbatasan untuk menghindari peperangan antara kedua negara."Dalam beberapa pekan ini Rusia mengerahkan ribuan pasukan ke perbatasan Ukraina, yang merupakan pengerahan pasukan dalam jumlah terbesar sejak mencaplok Krimea pada 2014," kata Stoltenberg usai dalam jumpa pers di Brussels, Belgia, seperti dilansir , Rabu (14/4)."Rusia harus segera menghentikan mengerahkan pasukan di perbatasan Ukraina dan berhenti melakukan provokasi dan meredam ketegangan secepatnya," ujar mantan Perdana Menteri Norwegia itu.Stoltenberg juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, dan Menlu Ukraina, Dmytro Kuleba. Ketiganya membahas soal ketegangan di kawasan perbatasan Ukraina akibat pengerahan pasukan Rusia.Terkait usulan untuk memasukkan Ukraina sebagai anggota NATO, Stoltenberg menyatakan keputusan akhir ada di tangan seluruh negara anggota.
Berita Terkait :
- China Kerahkan 10 Jet Tempur dan Bomber Untuk Kepung Taiwan0
- Erdogan Menyatakan Lanjut Bangun Terusan Istanbul0
- Tentara Myanmar Serbu Markas Pedemo, 8 Orang Tewas0
- Kedutaan Myanmar di Inggris Digembok0
- AS Beri Dana Rp3,4 T Untuk Bantu Palestina0
_Black11.png)









