- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Satgas PKH Ditantang, Eks Kebun PT SAL Masih Dihuni Pekerja dan Security Lama
- Sekolah Perlu Pahami Hak dalam Pemberitaan, JMSI Inhu Gelar Sosialisasi Advokasi Pers
- Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuk Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
- Buktikan Janji dengan Kerja Nyata, Rubah Keluhan Warga Jadi Rasa Bangga
- Penataan TPA Muara Fajar Pekanbaru Berlanjut, Sistem WTE Segera Diterapkan
- Pemko Pekanbaru Klaim Penataan TPA Muara Fajar Alami Kemajuan Signifikan
- Pemko Pekanbaru Siapkan Pelebaran Jalan Bangau Sakti, Upaya Urai Kemacetan Soebrantas
- Pemko Pekanbaru Dorong Pelaku UMKM Tingkatkan Kualitas Produk
AS Beri Dana Rp3,4 T Untuk Bantu Palestina

bendera-palestina/medcom
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Pemerintah AS mengatakan pada Rabu (7/4), sedang memulihkan bantuan kepada masyarakat yang sempat diputus di era presiden Donald Trump dengan nilai mencapai US$235 juta atau setara Rp3,4 triliun.Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan AS akan kembali mendukung badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina dengan sumbangan sebesar US$150 juta.AS juga akan menawarkan US$75 juta dalam pendampingan pembangunan dan ekonomi bagi Tepi Barat juga Gaza, serta US$10 juta untuk upaya pembangunan perdamaian."Bantuan luar negeri AS untuk rakyat Palestina melayani kepentingan dan nilai-nilai AS yang penting," kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam pernyataannya."Ini memberikan bantuan kritis kepada mereka yang amat membutuhkan, mendorong pembangunan ekonomi dan mendukung kesepahaman Israel-Palestina, koordinasi keamanan dan stabilitas," lanjutnya.
Berita Terkait :
- Wajib Punya IATA Travel Pass Mulai 1 Mei di Singapura0
- Pesawat Ethiopian Airlines Salah Mendarat0
- Mulai Awal Ramadhan Arab Saudi Izinkan Umrah Untuk Jamaah Yang Sudah di Vaksin0
- Militer Israel Memiliki Jet Tempur Pengintai Baru0
- Ketua ASEAN Akan Adakan Pertemuan di Jakarta Bahas Krisis Myanmar0
_Black11.png)









