- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
AS Beri Dana Rp3,4 T Untuk Bantu Palestina

bendera-palestina/medcom
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Pemerintah AS mengatakan pada Rabu (7/4), sedang memulihkan bantuan kepada masyarakat yang sempat diputus di era presiden Donald Trump dengan nilai mencapai US$235 juta atau setara Rp3,4 triliun.Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan AS akan kembali mendukung badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina dengan sumbangan sebesar US$150 juta.AS juga akan menawarkan US$75 juta dalam pendampingan pembangunan dan ekonomi bagi Tepi Barat juga Gaza, serta US$10 juta untuk upaya pembangunan perdamaian."Bantuan luar negeri AS untuk rakyat Palestina melayani kepentingan dan nilai-nilai AS yang penting," kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam pernyataannya."Ini memberikan bantuan kritis kepada mereka yang amat membutuhkan, mendorong pembangunan ekonomi dan mendukung kesepahaman Israel-Palestina, koordinasi keamanan dan stabilitas," lanjutnya.
Berita Terkait :
- Wajib Punya IATA Travel Pass Mulai 1 Mei di Singapura0
- Pesawat Ethiopian Airlines Salah Mendarat0
- Mulai Awal Ramadhan Arab Saudi Izinkan Umrah Untuk Jamaah Yang Sudah di Vaksin0
- Militer Israel Memiliki Jet Tempur Pengintai Baru0
- Ketua ASEAN Akan Adakan Pertemuan di Jakarta Bahas Krisis Myanmar0
_Black11.png)









