Buktikan Janji dengan Kerja Nyata, Rubah Keluhan Warga Jadi Rasa Bangga
SETAHUN KEPEMIMPINAN AGUNG NUGROHO-MARKARIUS ANWAR

Publisher Vol/fit Advertorial
06 Mei 2026, 12:59:56 WIB
Buktikan Janji dengan Kerja Nyata, Rubah Keluhan Warga Jadi Rasa Bangga

Walikota Pekanbaru


PEKANBARU, VokalOnline.Com - Kota Pekanbaru  yang berkembang pesat menuju Kota Metropolitan dengan berbagai problematikanya ternyata makin bersinar sejak setahun terakhir dibawah kepemimpinan Walikota Agung Nugroho dan Wakil Walikota Markarius Anwar.

Bagimana tidak, jika sebelumnya perkembangan dan peningkatan berbagai pembangunan juga menyisakan keluhan warga seperti tumpukan sampah yang menyesakkan nafas, jalanan yang rusak hingga berbagai masalah sosial lainnya, satu persatu terselesaikan dalam satu tahun kalender dengan fokus pembangunan yang menyatu dalam visi besar yakni menjadikan Pekanbaru sebagai kota bersih, sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

Dalam satu tahun terakhir, Tata Pemerintahan Kota Pekanbaru menunjukkan satu hal yang jelas, yakni arah pembangunan bergerak lebih terstruktur, pelayanan publik makin mendekat ke warga, dan tata kelola kota mulai dibenahi secara menyeluruh. 

Masa awal menjabat, Agung-Markarius langsung tancap gas membuktikan janjinya dengan menyentuh kebutuhan mendasar warga kota yakni hidup bersih dengan melakukan gebrakan dalam tata kelola sampah mulai dari  kontrak kerjasama dengan pihak ketiga hingga menggalakkan Gerakan Serbu Sampah digulirkan dan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) yang dibentuk di 83 kelurahan. “Masalah klasik seperti  sampah dan banjir kami tangani dengan pendekatan sistematis, tidak lagi parsial. Ini butuh waktu, tapi progresnya sudah terlihat,” kata Wako Agung Nugroho sembari mengatakan tata kelola sampah ini juga menyentuh penindakan terhadap pelaku pembuang sampah ilegal dan juga mulai mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy/WTE).

Terkait LPS, Walikota Agung baru-baru ini menyampaikan pembentukan LPS berawal dari status darurat sampah di masa transisi kepemimpinan di awal 2025 lalu. Saat itu, Kota Pekanbaru tengah menghadapi persoalan tumpukan sampah.  "Maka kita mulai membentuk LPS," ungkapnya seraya menceritakan awal pembentukannya, banyak pihak yang meragukan keberadaan LPS karena dinilai akan semakin membebani APBD dan tidak akan mampu menyelesaikan persoalan sampah. 

"Tapi saat ini, kemanapun kami turun, ketemu dengan kepala daerah, ceritanya ingin belajar dengan LPS Kota Pekanbaru," ujar Walikota Agung sambil menegaskan LPS di 83 kelurahan sudah mampu mandiri tanpa adanya dukungan anggaran dari APBD. 

Tak hanya persoalan sampah, masalah banjir dan genangan air yang selama ini selalu dikeluhkan warga, kendati belum teratasi secara maksimal terutama saat musim hujan, namun pemerintah Kota Pekanbaru terus berupaya dengan melakukan pendekatan terintegrasi. Pemerintah kota mencatat telah melakukan intervensi di 20 titik rawan banjir. Normalisasi sungai juga dilakukan sepanjang 78,2 kilometer, sementara perbaikan drainase dan daerah aliran sungai (DAS) mencapai 109,5 kilometer. Upaya penghijauan juga diperkuat dengan penanaman 15 ribu pohon yang diharapkan mampu menyerap lebih banyak air tanah. 

Selain kebersihan, kota yang rapi dan tertib juga menjadi kebutuhan utama masayarakat perkotaan. Sadar akan hal ini, kepemimpinan Agung-Markarius juga bergerak cepat memperindah wajah kota yang dimulai dari menertibkan tiang baliho dan reklame yang selama ini bertebaran merata diseluruh jalan- jalan utama maupun jalan arteri Kota Pekanbaru. Penertiban tiang reklame ini dimulai sejak tiga bulan pertama kepemimpinan Agung Nugroho dan ternyata ini akhirnya sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo. 

Melalui Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perhubungan dan Satpol-PP Kota Pekanbaru terus berlanjut hingga tahun 2026 ini dan tak kurang 175 tiang baliho sudah ditumbangkan. "Kegiatan penertiban reklame ini merupakan program prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan jalur hijau dan sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesian pada Rapat Kordinasi Nasional yang menekankan pentingnya tata kelola kota yang bersih, rapi dan tertib," kata Wako Agung.

Upaya Wako dan Wawako Pekanbaru dalam menunaikan janji politiknya kepada warga Pekanbaru, yang tak kalah membuat warga bangga memiliki pemimpin yang amanah adalah perbaikan infrastruktur baik jalan, penerangan bahkan hingga perbaikan halte dan lainnya.  Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu capaian signifikan yang selalu dibicarakan warga sebagai nilai plus kepemimpinan Agung Nugroho. "Lebih dua tahun jalan menuju sekolah anak saya di sekitar Srikandi banyak yang rusak, sejak Walikota sekarang sudah mulus semua," kata Tiwi (42) warga Jalan Delima Pekanbaru.

Kebanggan warga kota Pekanbaru akan pemimpinnya juga diberikan karena pada hari pertama memipin Pekanbaru, langsung menurunkan tarif parkir yang selama ini dinilai cukup membebani masyarakat. Pasalnya, tarif parkir sebelumnya untuk roda dua Rp2.000., dan roda empat Rp3.000., langsung diturunkan masing- masing   seribu rupiah.  kebanggaan warga bertambah sejak Pemko Pekanbaru berhasil menandatangani MoU dengan pihak retail Indomaret dan Alfamart parkir gratis.  "Pemimpin yang peduli degan keluhan kita seperti ini patut diberi jempol, sekarang parkir dari  dua ribu sudah turun seribu, bahkan di Alfamart dan Indomaret parkir gratis, semoga nanti parkir gratis bisa dibanyak tempat," ucap Andi Arman (36) sambil melaju dengan motor beat maticnya dari Jalan Paus menuju Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.

Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Selalu Kompak Turun ke Lapangan.

Bukan hanya bebarapa sektor dan bidang saja yang membuat warga Pekanbaru bangga dengan kinerja pemerintah daerahnya, mksalo pelayanan publik yang kian dekat dan responsif dengan menciptakan berbagai inovasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang cepat, mudah, dan transparan.

Bukti nyata dalam hal ini adalah kehadiran layanan administrasi kependudukan melalui Mobil AMAN. Program ini memungkinkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan secara langsung di lingkungan mereka, tanpa harus datang ke kantor pelayanan. 

Sektor Pendidikan dan Kesehatan juga menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Pekanbaru bersamaan dengan program lainnya seperti Ketahanan Sosial, Penguatan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, Pelestarian Budaya dan Peningkatan Prestasi Daerah, Penguatan Kapasitas Aparatur Pemerintah hingga Dukungan terhadap Program Strategis Nasional swmuanya dipacu untuk dijadikan Pondasi Kuat Menuju Pekanbaru Kota Masa Depan. (Advertorial) **

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment