- Hendry Munief dan Kemenpar Gelar Bimtek Promosi Wisata di Rohil: Latih Gen Z Manfaatkan Media Sosial
- Pemilik Akun Sasa Rasa Mak Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik Bupati Kepulauan Meranti
- FORKI Riau Lepas 11 Karateka ke Kejurnas Bandung, Targetkan Medali dari 11 Kelas
- Wako Dumai Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Pentingnya Generasi Unggul
- Sikat Pengedar, Selamatkan Pelajar: Polsek Tempuling, Satu Informasi Warga Bisa Hancurkan Narkoba
- Kejari Meranti Bebasakan Tersangka Dalam Kasus Restorative Justice
- Wakapolda Riau Ungkap Jaringan Internasional di Polres Meranti Narkotika Jenis Sabu 27 Kilogram
- Wabup Muzamil Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Bermutu untuk Semua
- Peringatan May Day di Selatpanjang Berlangsung Kondusif, Buruh Deklarasi Dukung Kamtibmas
- Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Hendry Munief dan Kemenpar Gelar Bimtek Promosi Wisata di Rohil: Latih Gen Z Manfaatkan Media Sosial

Rokan Hilir, VokalOnline.Com - Upaya memperkuat promosi pariwisata berbasis digital di Kabupaten Rokan Hilir terus ditingkatkan. Salah satunya dilakukan oleh anggota DPR RI Hendry Munief MBA melalui mitranya di Komisi VII yaitu Kementerian Pariwisata.
Hendry Munief bersama Kementerian Pariwisata menggelar kegiatan bimtek yang bertajuk “Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Media Sosial” yang digelar pada Senin (5/5/2026) di Kota Bagan Siapi-api.
Kegiatan ini melibatkan generasi muda sebagai ujung tombak dalam memperkenalkan potensi wisata daerah melalui platform digital. Hendry Munief, MBA menegaskan bahwa sektor pariwisata saat ini tidak bisa dilepaskan dari ekosistem yang luas, mulai dari budaya, UMKM, hingga ekonomi kreatif.
Ia menilai perkembangan teknologi, khususnya media sosial, menjadi peluang besar untuk mengoptimalkan promosi pariwisata secara lebih luas dan efektif.
“Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu jawaban untuk mengoptimalkan promosi pariwisata dengan seluruh ekosistemnya. Ini harus dimaksimalkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Hendry Munief membuka kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Kementerian Pariwisata dalam memasarkan destinasi wisata melalui platform digital. Menurutnya, generasi muda seperti milenial dan Gen Z memiliki peran strategis sebagai konten kreator yang mampu menjembatani promosi wisata kepada khalayak luas.
“Konten kreator bisa menjadi jembatan untuk mempublikasikan dan mempromosikan wisata Indonesia, termasuk Rokan Hilir. Selain itu, ini juga memberikan nilai ekonomi bagi para kreator,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Rokan Hilir Hari Dharma Putra, Ap menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Kementerian Pariwisata dan DPR RI. Fokus utamanya adalah memberikan pelatihan kepada generasi muda agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi pariwisata.
“Pariwisata Rokan Hilir sudah cukup baik, tetapi tidak cukup hanya dinikmati. Harus diceritakan kepada dunia melalui media digital. Karena itu, kami harapkan anak-anak muda yang menjadi konten kreator bisa ikut terjun mempromosikan,” jelasnya.
Menurut Hari Dharma Putra, promosi digital bisa lebih efektif dibandingkan metode konvensional seperti baliho atau media cetak. Dengan strategi branding yang tepat, potensi wisata di Rokan Hilir diyakini mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Hari ini teman-teman diajari untuk bisa mempromosikan pariwisata yang ada di Rokan Hilir. Tidak cukup dipasang di Baliho, tidak cukup hanya dipasang di media cetak, tetapi ini perlu dibranding dengan digitalisasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Kabupaten Rokan Hilir memiliki banyak destinasi wisata yang potensial untuk dikembangkan. Jika dikelola dan dipromosikan secara maksimal melalui media digital, sektor pariwisata dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta pengurangan angka pengangguran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif. Selain memperkenalkan potensi daerah, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata Indonesia di tingkat nasional hingga internasional.(**)
Berita Terkait :
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
_Black11.png)









