- Pramuka Bengkalis Masa Bakti 2025–2030 Resmi dikukuhkan Bupati Bengkalis
- Bupati Bengkalis Menyambut Audiensi PGRI Kabupaten Bengkalis
- Bupati Bengkalis Menghadiri Pelantikan PC PMII Kabupaten Bengkalis
- Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Pantau Jagung Pipil di Desa Aur Cina
- Disinyalir Rit dan AR Bebas Menggarap Hutan di Sungai Sembilan Tanpa Izin
- Petani Diusir dan Diancam Parang, Kasus Pengrusakan Kebun di Sungai Raya Dilaporkan ke Polisi
- Jaga Ketahanan Pagan Nasional Polsek Merbau Sembang Pertenak Sapi
- PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
- Peringati HUT ke-15, GRIB Jaya Meranti Gelar Reboisasi Mangrove dan Bansos untuk Warga Pesisir
- Wabup Muzamil Instruksikan OPD Segera Tindak Lanjuti Catatan Strategis DPRD
Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD
Penerapan Digitalisasi di Pemerintahan Dimulai

Gubernur Riau, H Syamsuar, bersama Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT dan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, menandatangani pengukuhan TP2DD
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM)- Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Riau, Kabupaten Kampar, dan Kota Pekanbaru resmi dikukuhkan di Balai Serindit Gedung Daerah, Rabu (31/3/2021). Dengan pengukuhan TP2DD ini, maka penerapan digitalisasi di pemerintahan segera dimulai.
Kabupaten Kampar, menjadi salah satu pilot project TP2DD (Tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah) provinsi Riau yang ditaja oleh Bank Indonesia, dengan telah terbentuknya tim percepatan tersebut, diharapakan nantinya bisa meningkatkan PAD Kabupaten Kampar kedepan.
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH, didampingi Sekda Kampar, Drs H Yusri MSi, saat menghadiri acara penandatanganan SK dan pengukuhan TP2DD di Gedung Daerah, Provinsi Riau.
Dikatakan bupati, di wilayah Riau selain provinsi dan Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar merupakan satu-satunya kabupaten yang menjadi pilot project TP2DD ini, masyarakat bisa mudah mengakses dan melakukan pembayaran seperti pajak dan transaksi lainnya hingga nantinya akan meningkatkan pendapatan asli daerah yang tentunya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Catur menambahkan, TP2DD ini, merupakan Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2021, namun sesungguhnya Kabupaten Kampar sudah memulai digitalisasi ini dari beberapa tahun yang lalu, saat ini tentunya kita akan semakin memaksimalkan dengan telah dibentuknya TP2DD ini.
Adapun tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah TP2DD Kabupaten Kampar yang dikukuhkan diantaranya Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto sebagai Ketua TP2DD Kabupaten Kampar, Sekda Kampar, Drs H Yusri MSi, dan Kepala Bapenda, Kholida, sebagai Sekretaris.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, tim TP2DD Provinsi Riau, Kabupaten Kampar, dan Kota Pekanbaru telah dikukuhkan hari ini. Kehadiran TP2DD ini merupakan arahan Presiden Joko Widodo .
"TP2DD harus terbentuk sebelum Maret 2022. TP2DD Provinsi Riau dipimpin Gubernur Riau. Sedangkan TP2DD kabupaten dan kota dipimpin oleh kepala daerah masing-masing," ujarnya.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau Decymus mengatakan, cara peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) adalah denhan melakukan elektronifikasi. Proses elektronifikasi transkasi pemerintah daerah di Riau terus mengalami peningkatan.
"TP2DD merupakan forum koordinasi dan harmonisasi para kepala daerah dalam proses digitalisasi PAD," ujarnya. (sumber:pekanbaru.go.id dan kominfo kampar)***
Berita Terkait :
- Camat Rahmat Fajri: Komitmen Kami Memberantas Pekat di Siak Hulu0
- Razia di Kualu, Warung Pekat Disikat0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
_Black11.png)









