- Pidsus Kejari Inhu Dalami Laporan Dugaan Gratifikasi, Dua Pelapor Jalani Pemeriksaan
- Diduga Kadus Desa Seberang Gunung Tidak Tinggal di Tempat Selama 10 Tahun
- PHRI Riau Gelar Kerjasama Dengan Direktorat Polda Riau dan MoU
- Dugaan Gratifikasi di Tengah Konflik Petani dan PT SBP, Kejari Inhu Mulai Periksa Saksi Pelapor
- Suasana Paripurna HUT ke-69 Riau Berubah Semarak Saat Dodi Irawan Bacakan Laksamana Riau
- Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan, Polsek GAS Kawal Budidaya Ikan di Sungai Iliran
- Kapolsek Enok: Swasembada Pangan Dimulai dari Optimalkan Lahan Pekarangan
- Hulu ke Hilir Swasembada Pangan, Polsek Enok Masuk ke Kebun Warga
- Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Demi Kelancaran Akses Warga
- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
Pemko Pekanbaru Klaim Penataan TPA Muara Fajar Alami Kemajuan Signifikan

Menteri Lingkungan Hidup M Jumhur Hidayat meninjau langsung proses pengolahan sampah bersama Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 2 Muara Fajar, Kota Pekanbaru.
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 2 Muara Fajar jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya saat ini. Penataan yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan hasil nyata, terutama dalam mengurangi tingginya timbunan sampah yang sebelumnya menjadi perhatian.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin usai kunjungan Menteri Lingkungan Hidup M Jumhur Hidayat di TPA 2 Muara Fajar, Kecamatan Rumbai Barat, Selasa (5/5/2026).
“Sekitar tujuh hingga delapan hari lalu, kondisi tumpukan sampah masih sangat tinggi. Namun kini, progres penataan sudah terlihat jelas dan situasi jauh lebih baik,” katanya.
Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya (Hanif) juga telah mencatat adanya kemajuan dalam penanganan TPA. Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup yang baru, M Jumhur Hidayat menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Pemko Pekanbaru.
“Beliau menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan penataan TPA yang sudah berjalan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ucap Ami, sapaan akrabnya.
Dalam proses penataan tersebut, Pemko Pekanbaru menggandeng pihak ketiga, yakni PT Indonesia Clean Energy (ICE). Seluruh pembiayaan penanganan TPA dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Skema pembiayaan tersebut merupakan bentuk inovasi dalam pengelolaan pemerintahan, khususnya di tengah keterbatasan fiskal daerah.
“Pendanaan kreatif menjadi solusi agar program tetap berjalan tanpa membebani APBD. Sesuai arahan wali kota, anggaran daerah harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat,” ujar Ami.
Selain melalui kerja sama dengan pihak ketiga, pembangunan Pekanbaru juga didorong melalui pemanfaatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini dinilai efektif dalam menyikapi tekanan fiskal daerah sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.
“Dengan kondisi fiskal yang ada, kolaborasi menjadi kunci. Kami terus berupaya agar pembangunan tetap berjalan optimal tanpa mengurangi pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (Advetorial)**
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
_Black11.png)









