- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
- Kapolsek Keritang: Panen Jagung Bersama Warga Wujud Nyata Polri Dukung Program Presiden
- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
JMSI Apresiasi Perintah Mabes Polri agar Wartawan Dilindungi

SEMARANG, VokalOnline.Com - Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengapresiasi ketegasan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko yang meminta agar aparat kepolisian melindungi wartawan yang sedang melakukan pekerjaan di lapangan.
Permintaan Trunoyudo itu disampaikan sebagai respons atas kekerasan terhadap wartawan yang dilakukan oknum aparat kepolisian di kapangan dalam beberapa waktu belakangan ini.
“Kami menyambut baik permintaan tegas Brigjen Trunoyudo agar teman-teman aparat kepolisian ikut melindungi teman-teman wartawan yang sedang bertugas melakukan peliputan. Kami memahami bahwa terkadang situasi di lapangan begitu menegangkan. Tetapi dengan saling menghargai dan menghormati tugas dan tanggung jawab masing-masing, insiden kekerasan terhadap wartawan dapat dihindarkan,” ujar Ketua Umum JMSI Teguh Santosa kepada media di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 27 Agustus 2025.
Teguh juga mengatakan, aparat kepolisian rasanya perlu mendapatkan pendidikan dasar untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab yang diemban masyarakat pers nasional dalam konteks demokrasi dan pembangunan.
“Saya kira ini hal minimal yang perlu dilakukan agar kasus kekerasan terhadap wartawan oleh aparat kepolisian di lapangan dapat dihindarkan,” kata Teguh lagi.
Adapun Trunoyudo, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 26 Agustus 2025, mengakui bahwa media merupakan mitra strategis dan salah satu sumber utama informasi dan literasi bagi masyarakat.
Dia juga mengatakan bahwa masyarakat pers berperan besar dalam memberikan informasi mengenai kinerja Polri secara profesional serta program-program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan masyarakat serta program strategis lainnya.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









