- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
Jokowi Minta Kemhan Jadi Orkestrator Info Intelijen BIN hingga TNI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi orkestrator informasi-informasi intelijen di semua lini.
Jakarta, VokalOnline.Com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjadi orkestrator informasi-informasi intelijen di semua lini."Saya menyampaikan pentingnya Kementerian Pertahanan menjadi orkestrator bagi informasi-informasi intelijen di semua lini yang kita miliki," kata Jokowi usai memberi pengarahan dalam rapat pimpinan Kemhan, Rabu (18/1).Jokowi mengatakan informasi intelijen tersebar di sejumlah instansi mulai dari BIN, TNI, Polri hingga BSSN. Menurut Jokowi, informasi itu harus diorkestrasi agar menjadi informasi yang solid."Informasi intelijen BIN, informasi intelijen di TNI, di Polri, di BSSN. Semuanya itu harus diorkestrasi sehingga menjadi sebuah informasi yang solid, yang informasi itu diberikan ke kita untuk membangun sebuah policy, atau kebijakan," kata Jokowi.Sebelumnya, Jokowi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sempat memberikan nama "Maung" untuk kendaraan taktis (rantis) militer.Prabowo tampak menyopiri Jokowi menggunakan rantis cokelat dari Aula Bhinneka Tunggal Ika ke halaman gedung Kemhan. Keduanya tampak berbincang sambil menunjuk alat utama sistem senjata (alutsista) di sebelah kiri mereka.Kendaraan yang dikendarai itu kemudian diberi nama Maung oleh Jokowi. Pemberian nama ditandai dengan pemecahan kendi dan penandatangan plakat."Maung," ucap Jokowi saat memecahkan kendi.Sejumlah tokoh juga hadir dan sempat menyambut Jokowi saat tiba di Kementerian Pertahanan. Mereka adalah Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tiga kepala staf angkatan hingga Kepala BIN Budi Gunawan. **Syafira
Berita Terkait :
- Bayi 54 Hari Tewas Usai Minum Ramuan Tradisional, Kemenkes Buka Suara0
- KPK Bawa Sejumlah Dokumen Usai Geledah Kantor DPRD DKI0
- Surya Paloh Disebut Wanti-Wanti Kader NasDem Jangan Selip Lida0
- Momen Prabowo Sopiri Jokowi Naik Rantis Maung0
- Polisi Usut Laporan Baim Wong soal Penipuan Berkedok Giveaway 0
_Black11.png)









