- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
- Polres Meranti Berhasil Ciduk Oknum Guru Pencabulan Anak di Bawah Umur
- Pilkades Meranti 2026–2027 Digelar, Dinas PMD Ajak Warga Tak Takut Maju Jadi Kepala Desa
- Bupati Meranti Teken Kerja Sama dengan IBT Pelita Indonesia, Dorong SDM Unggul Berbasis Teknologi
- Kejari Meranti Kembali Gadangkan Program Jaksa Masuk Sekolah
- Kejari Meranti Tingkatkan Pelayanan Disiplin Semua Jaksa Lengkap
- BPS Meranti Lakukan Mutahir Data Sukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026
- Tidak Terlalu Mewah SMK Buat Perpisahan Sederhana Sesuai Aturan Pemerintah
Kabar Gembira, Bupati Kampar Upayakan Masyarakat Dapat Jaringan Gas

Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto, bersama Sekda Yusri, ketika bertemu Direktur Infrastruktur Perencanaan Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas , Nur Arifin Muhammad,
JAKARTA (VOKALONLINE.COM)- Ini kabar baik. Ingin masyarakat mendapatkan jaringan gas Sambungan Rumah (SR) Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH didampingi Sekda Kampar Drs H Yusri MSi dan OPD terkait, langsung mendatangi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi guna mengajukan permohonan dengan membawa data awal sebanyak 13.000 rumah tangga yang menginginkan adanya jaringan gas tersebut.
Begitu dikatakan Bupati saat melakukan audiensi bersama Dirjen Minyak dan Gas Bumi yang diwakili oleh Direktur Infrastruktur Perencanaan Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas , Nur Arifin Muhammad, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Dirjen minyak dan gas bumi, Kamis(25/3/2021).
Dikatakan Catur, permohonan untuk tahap pertama ini akan difokuskan di Kecamatan Siak Hulu dengan 12 Desa diantaranya, Kubang Jaya, Pangkalan Baru, Desa Baru, Pandau Jaya, Tanah Merah, Buluh Cina, Tanjung Balam, Kepau Jaya, Teratak Buluh, Lubuk Siam, Pangkalan Serik dan Buluh Nipis dengan total 13.206 rumah tangga.
”Dengan adanya jaringan gas tersebut, tentunya masyarakat akan sangat terbantu, karena akan menghemat 50 persen dari pengeluaran mereka dari sebelumnya, tentunya ini akan sangat membantu masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah” ujar Catur.
Sekda Kampar, Drs H Yusri MSi mengatakan bahwa keinginan pemkab sesungguhnya sudah lama, mulai dari tahun 2019 sudah mulai menyiapkan lokasi dan regulasi untuk pemasangan jargas (jaringan gas) ini sampai ke rumah tangga.
”Kami sangat berharap, pemasangan jargas ini dapat segera di realisasikan, agar nanti bisa memudahkan masyarakat dan tentunya lebih irit dan hemat” harap Yusri.
Sementara itu, Direktur Infrastruktur Perencanaan Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas , Nur Arifin Muhammad mengatakan bahwa sepanjang pembangunan jargas itu layak, pasti akan dibangun.
“Kami akan melihat sumber gas nya dan jauh penarikan pipanya, itu akan dilihat secara teknikal, kalau semua lancar, tentunya akan langsung kami eksekusi, dan Kampar layak dipasang jargas, kita siapkan teknis ini dulu, semoga lancar, aman dan segera terwujud dengan penganggaran dari APBN” ujar Nur Arifin. (Sumber:DiskominfoKampar/Prot-dokpim)***
Berita Terkait :
- JMS Kejari Kampar Kembali Tuai Pujian0
- Camat Tambang Sosialisasi Pengadaan Tanah Ruas Jalan Tol Pekanbaru - Rengat0
- Bertemu 13 Tokoh Perempuan Kampar, Hj Muslimawati Khawatirkan Hal ini 0
- Bupati H Catur Sugeng Berharap Jalan Tol Dimanfaatkan Buka Peluang Usaha0
- Masuk Penilaian Kampung KB, Hj Muslimawati: Desa Gading Permai Sudah Mapan0
_Black11.png)









