- Sambang Aiptu Agus ke Sudirman, Polri dan Warga Pengalihan Merajut Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas dan Warga Sungai Lokan Pacu Ketahanan Pangan Lewat Lahan Rumah
- Polsek Enok Gerakkan Pekarangan Produktif, IPTU Parsaulian: Langkah Kecil Dukung Asta Cita
- Terima Pengurus JMSI, UAS: Mudah-mudahan Bermanfaat untuk Umat dan Bangsa
- Jelang MTQ Riau dan Pacu Jalur, Bupati Kuansing Siagakan 481 Personel Gabungan
- Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Yaramis, MM
- Pawai Perahu Bagandung Ikut Semarakkan Pelaksanaan Pembukaan MTQ Provinsi Riau ke 44
- Kabupaten/Kota Mulai Bangun Stand di Lokasi Astaqa MTQ Riau
- Sambut MTQ Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Gelar Gotong Royong Serentak
- Polres Kuansing Gelar Rakor, Matangkan Persiapan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau
Kader IMM Respon Tegas Rencana Pinjaman Daerah Inhil Rp200 Miliar

Abde Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau
INHIL, Vokalonline com – Rencana Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk membantu APBD 2026 kembali menuai kritik. Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau, Abde Nuanca Al-Hafiz, menilai langkah-langkah tersebut belum disampaikan secara transparan kepada publik.
Menurut Abde, wajar jika masyarakat menafsirkan rencana utang daerah itu karena penjelasan mengenai arah penggunaan dana hingga kini belum disampaikan secara rinci. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus membuka informasi sejelas-jelasnya agar tidak menimbulkan polemik baru.
"Bukan menolak. Ada baiknya diperjelas, pinjaman tersebut nantinya dipergunakan untuk apa dan ke mana mengarahkannya," ujar Abde dalam keterangannya, Minggu, 30 November 2025.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi defisit anggaran Inhil tidak dapat dijadikan alasan untuk mengambil pinjaman tanpa perencanaan yang matang. Meskipun demikian, pemerintah harus memastikan bahwa pinjaman tersebut tidak terkesan hanya untuk proyek semata.
“Di tengah defisit, rencana pinjaman ini jangan terkesan hanya untuk proyek saja. Masyarakat ingin tahu manfaat strategisnya, bukan sekadar pembangunan fisik tanpa dampak jangka panjang,” tegasnya.
Selain itu, Abde menekankan bahwa kebijakan sebesar pinjaman daerah harus dibuka secara luas kepada publik. Ia mengingatkan pemerintah agar tidak menciptakan kesan seolah-olah kebijakan ini dibatasi atau didiskusikan secara terbatas.
“Kebijakan seperti ini harus dibuka ke publik. Jangan terkesan disembunyikan. Harus berani diuji di publik agar terlihat apakah rencana ini benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tegasnya lagi.
Abde meminta Bupati Inhil untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik, termasuk kepada seluruh pemangku kepentingan.
“Kepada pihak bupati, kami mohon segera melakukan klarifikasi terkait pinjaman itu ke berbagai lini,” lanjutnya.
Berita Terkait :
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
_Black11.png)









