- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
- Jelang Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Desak Penertiban PETI di Hulu Sungai Kuantan
- Plt Bupati Kuansing Tinjau Kesiapan Tepian Narosa Jelang Festival Pacu Jalur Nasional 2026
- Festival Pacu Jalur 2026 Siap Digelar, Plt Bupati Kuansing Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Rakyat
- Mensos Komit Hadiri Pembukaan Pacu Jalur 2026 dan Resmikan Sekolah Rakyat di Kuansing
- Kejari Inhu Dalami Laporan Dugaan Gratifikasi dalam Konflik Lahan Petani dan PT SBP
- Pj Sekda Kuansing Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026, Ajak Kedepankan Pendekatan Humanis
- Menjelang H-15 Festival Pacu Jalur Nasional 2026, Sebanyak 59 Jalur Sudah Mendaftar Ke Panitia
- Ringankan Beban Desa, Pemkab Kuansing Kembali Buka Keterlibatan Sponsor Pacu Jalur
Kalah Tipis dari Arab Saudi, Kluivert: Pemain Indonesia Bertarung Sampai Akhir

JAKARTA, VokalOnline.Com - Meski gagal membawa kemenangan, pelatih tim nasional Indonesia Patrick Kluivert tetap menunjukkan rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya. Tim Garuda harus mengakui keunggulan Arab Saudi 2–3 dalam laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Kluivert menilai skuadnya tampil penuh determinasi dan tak gentar menghadapi tekanan tuan rumah.
“Hasil ini memang mengecewakan, tapi para pemain saya bertarung seperti singa. Saya bangga dengan usaha mereka,” ujar Kluivert dengan nada tegas.
Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan Indonesia sempat menguasai pertandingan di awal laga setelah Kevin Diks membuka keunggulan lewat titik putih. Namun, momentum tersebut hilang ketika Arab Saudi menyamakan kedudukan.
“Kami memulai laga dengan baik, tetapi setelah unggul, kami kehilangan kendali permainan. Ruang antarlini tidak dijaga dengan baik, dan itu dimanfaatkan pemain sayap mereka,” jelasnya.
Menurut Kluivert, gol pertama Arab Saudi menjadi titik balik yang mengubah arah permainan. Meski demikian, ia menilai pertandingan berjalan cukup seimbang dan Indonesia hanya kalah dari segi efektivitas.
“Arab Saudi diuntungkan karena bermain di kandang. Tapi secara keseluruhan, kami bisa mengimbangi permainan mereka,” ucap pelatih berusia 48 tahun itu.
Kluivert juga menepis anggapan bahwa kekalahan disebabkan oleh keterlambatan sejumlah pemain yang baru bergabung dari klub luar negeri. “Saya tidak mau bersembunyi di balik alasan. Kondisi memang tidak ideal, tapi kami harus menerimanya. Fokus saya adalah memperbaiki permainan, bukan mencari kambing hitam,” tegasnya.
Selain itu, Kluivert memberikan apresiasi khusus kepada Marteen Paes, kiper yang tampil gemilang meski harus memungut bola tiga kali dari gawangnya. “Dia tampil luar biasa. Tanpa penyelamatannya, mungkin kami bisa kebobolan lebih banyak,” kata Kluivert.
Pelatih yang pernah membela Barcelona itu juga menyampaikan kabar soal cedera Calvin Verdonk, yang absen karena mengalami masalah pada paha. “Ada sedikit robekan otot. Kami pantau perkembangannya, semoga dia bisa main lawan Irak,” jelasnya.
Kluivert menutup konferensi pers dengan mengucapkan terima kasih kepada suporter Indonesia yang hadir di stadion dan yang memberi dukungan dari berbagai penjuru. Ia menegaskan fokus tim kini tertuju pada laga berikutnya melawan Irak, Ahad (12/10/2025).
“Kami akan belajar dari kekalahan ini dan bangkit. Pertandingan melawan Irak harus kami menangkan,” ujarnya.
Hasil tersebut membuat Indonesia sementara menempati posisi ketiga klasemen Grup B, tertinggal tipis dari Arab Saudi dan Irak. Namun bagi Kluivert, semangat para pemain di lapangan menjadi modal utama untuk menghadapi laga-laga berikutnya.***
Berita Terkait :
- Pelatih Ngannou Tegur Kamaru Usman yang Berisik di UFC 2600
- Makanan Peningkat Energi Bagi Tubuh0
- Dojo Harian Vokal Berjaya di Shokaido Open Duri0
- Rossi Optimis Bisa Bersaing di MotoGP Qatar0
- Merangsang Motorik Bayi Usia 1-3 Tahun0
_Black11.png)









