- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
- Anugerah Voice of The Ummah, JMSI Riau Apresiasi Kiprah Dakwah UAS
Kapolda Berikan Piagam Penghargaan Kepada Bripka Oktavianus Yusbar
Tabrak Jambret Pakai Sepeda Motor

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal memberikan penghargaan kepada Bripka Otavianus Yusbar di Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal pada Senin (7/2/2022) pagi, bertandang ke Mapolsek Tenayan Raya. Jenderal bintang dua ini datang untuk menemui langsung anggotanya, Bripka Oktavianus Yusbar yang viral setelah aksinya menggulung dua orang penjambret bermodal tangan kosong.
Mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri ini mengaku salut atas pengabdian Bripka Okta, yang sepenuh hati melindungi warganya.
Kedatangan Irjen Pol Iqbal juga didampingi oleh Irwasda, Karo SDM, Kabid Humas, Kabid Propam, hingga Kapolresta Pekanbaru. Bahkan orang nomor satu dikepolisian Riau itu juga memberikan penghargaan secara langsung kepada Oktavianus. Sebab, yang dilakukan Oktavianus itu dinilai sebagai bentuk pengabdian polisi kepada masyarakat.
Hal ini membuat Oktavianus tak kuasa membendung haru. Tangannya bergetar menerima penghargaan tersebut. Matanya pun berkaca-kaca. Apalagi saat Kapolda Riau memintanya secara langsung untuk bisa duduk di bersebelahan, saat konfrensi pers dengan awak media. Entah mimpi apa Oktavianus, hingga begitu diapresiasi oleh pimpinan tertinggi.
"Saya datang ke sini untuk menyapa sahabat saya, Oktavianus. Apa yang dilakukannya patut diacungi jempol dan saya harap bisa menjadi suri tauladan bagi seluruh polisi di Riau. Ada 10.600 lebih personel kita, mereka harus mencontoh Oktavianus," sambut Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Menurutnya, keberanian yang ditunjukkan Oktavianus sebagai bukti bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pengayom, pelindung dan pelayan.
"Inilah wujud polisi yang sebenar-benarnya. Kita harus memberikan apresiasi atas perbuatan terpuji ini," kata Kapolda Riau.
"Dengan instingnya, jiwa raganya, meski tahu apapun resiko dan hal yang terjadi, dia (Oktavianus) rela berikan demi kemanusiaan. Dua sekaligus pelaku berhasil ditangkap, dan itu lengkap dengan barang buktinya. Ini yang membuat saya hadir di sini untuk memberikan reward (Penghargaan) kepadanya," sambung Iqbal.
"Ini juga bukti, bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat dan ini yang ditunjukkannya. Ini menjadi trigger bagi smuanya agar mencontoh Oktavianus, semua personel Polda Riau harus mencontohnya. Kenapa? karena tak sedikit pula, ada oknum yang melihat kejadian, hanya dibiarkan," harapnya.
Kapolda Riau melanjutkan, sejak pertama menjabat di Negeri Lancang Kuning, dirinya mengintruksikan agar seluruh jajaran untuk hadir di tengah masyarakat, guna menciptakan rasa aman. Hal itu akan menjadi berdampak dengan terciptanya kondusifitas, meminimalisir kejahatan jalanan dan pelanggaran.
"Sejak awal saya di sini, saya selalu ingatkan. Kita harus hadir dijam-jam rawan, di tempat-tempat yang rawan kejahatan. Ini sudah ditunjukkan oleh semua jajaran. Pagi, siang, malam. Diruas jalan. Ini adalah tanggung jawab untuk menjamin keamanan," tegasnya. (rls/syu)
Berita Terkait :
- Elvi Yuliana dilantik jadi Ketua DPD Bapera Rohul0
- Penghargaan Bergengsi, Zulmasyah Sampaikan ke Gubri Ada 5 Wartawan di Riau Terima PCNO0
- Bejat, Pimpinan Ponpes di Mamuju Diduga Cabuli 7 Santrinya0
- Dua Sopir Penguna Narkoba Terjebak Razia di Padang0
- Brigjen TNI M Syech Ismed Terima Gelar Adat Panglimo Kayo dari Masyarakat Kenegarian Taluk Kuantan0
_Black11.png)









