- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
Kapolsek Kuantan Hilir Bantu Korban Serangan Beruang

Kuansing, VokalOnline.Com - Kapolsek Kuantan Hilir AKP H Yuhelmi bersama Ketua Bhayangkari Ranting Kuantan Hilir Nyonya Titin Yuhelmi diikuti anggotanya, menjenguk sekaligus memberi bantuan kepada korban penyerangan binatang buas (Beruang) di Desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (28/06/2022) sekira pukul 09.30 WIB.
Sebagaimana diberitakan pada hari Minggu, 12 Juni 2022, pagi korban yang bernama Abdul Muthalib, diterkam oleh binatang buas yaitu beruang ketika sedang menyadap karet di kebun miliknya.
Akibatnya, petani karet berusia 44 tahun itu mengalami luka cakaran dan patah tulang lengan sebelah kiri. Korban sempat dirawat di Puskesmas terdekat yang sekarang masih terbaring di rumahnya dalam pemulihan.
Kapolres Kuansing AKBP Rendra Okta Dinata SIK melalui Kapolsek Kuantan Hilir AKP H Yuhelmi mengatakan, pemberian bantuan kepada Abdul Muthalib karena pihaknya ikut prihatin atas peristiwa tersebut.
Selama ini korban dirawat di rumahnya sudah mulai membaik, sedangkan tim BBKSDA Riau, Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas Teratak Baru sudah mengecek ke lokasi kejadian.
Hasilnya diketahui lokasi kejadian berada berbatasan dengan konsesi kebun akasia yang merupakan habitat satwa liar di sekitar Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).
"Informasi dari warga dalam beberapa tahun terakhir melihat lima ekor beruang, sudah beberapa korban, bahkan satu korbankeluar matanya akibat serangan beruang," ujar Kapolsek.
Pemberian bantuan ini disaksikan Pj Kades Teratak baru Yanto Lubis, Sekdes Edi hariadi, anggota BPD Hardeni, diikuti beberapa anggota Polsek Kuantan Hilir.
Bantuan yang diserahkan kepada korban berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, susu, indomie, teh, kecap dan uang santunan.
"Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat bekerja di kebun serta usahakan jangan sendirian," tutup Kapolsek. (neneng)
Berita Terkait :
- Kejari Kuansing Berikan Pendampingan Hukum ke Pemkab0
- Abrasi Mengancam, Ketua DPRD Kuansing Tinjau Sungai Batang Pangean0
- Tokoh-tokoh Pangean Dampingi Ketua DPRD Kuansing Buka Turnamen Badminton0
- Pesta Mandat di Konferensi PWI Riau 20220
- Kapolres Kuansing Pimpin Langsung Pelaksanaan Razia Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) 0
_Black11.png)









