- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Kasus Cacar Monyet di DKI Jakarta Bertambah Jadi 19 Pasien

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi penambahan dua kasus cacar monyet atau monkeypox di Jakarta. Ilustrasi (iStockphoto/anilakkus)
Jakarta, VokalOnline.Com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi penambahan dua kasus cacar monyet atau monkeypox di Jakarta. Dengan demikian, total kasus yang ditemukan sejak 2022 kini tercatat menjadi 19 kasus.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data per 29 Oktober pukul 19.00 WIB.
Dari 19 kasus itu, sebanyak 18 pasien merupakan kasus positif aktif alias belum sembuh.
"Kasus positif total 19 orang. Satu kasus Agustus 2022 sembuh," kata Ngabila dalam Keterangannya, Senin (30/10).
Ngabila mengatakan 18 pasien positif aktif cacar monyet masih menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit. Mereka semuanya berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia 25-50 tahun.
"Kasus positif aktif 18 orang, positivity rate PCR 33 persen, semua bergejala ringan, semua tertular dari kontak seksual, semua laki-laki usia 25-50 tahun," ucapnya.
Ngabila menyampaikan sejauh ini terdapat 10 orang yang diduga bergejala cacar monyet. Sementara 36 orang lain yang sempat masuk kategori suspek telah dinyatakan negatif berdasar hasil pemeriksaan PCR.
Ia mengatakan vaksin cacar monyet telah diberikan kepada 383 orang kelompok yang berisiko tinggi.
"Total menerima vaksinasi 383 orang (dari target 495 orang)," ujar Ngabila.(fit)**
Berita Terkait :
- Prabowo Sebut Tak Bahas Gibran saat Makan Siang dengan Jokowi0
- ISPA Melanda Diskes Meranti Minta Masyarakat Jaga Kesehatan0
- Bakes dan Baksos Alumni Akabri 1990 Bersama Kapolda Riau, Polres Meranti Sediakan Layanan Kesehatan 0
- FX Rudy Disebut Sudah Lapor Megawati soal Status Gibran di PDIP0
- Hasto Sentil Dinasti Politik: Kekuasaan untuk Rakyat, Bukan Keluarga0
_Black11.png)








