- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
- RAPP Terima Penghargaan Industry Marketing Champion 2026 dari MarkPlus
- RAPP Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Karhutla di Riau
- RAPP Semarakkan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Dukungan Bagi Tumbuh Kembang Anak
Hasto Sentil Dinasti Politik: Kekuasaan untuk Rakyat, Bukan Keluarga

Hasto PDIP kritik dinastik politik yang disorot publik jelang Pemilu 2024. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, VokalOnline.Com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa kekuasaan harus didedikasikan bagi rakyat, bukan untuk per orangan apalagi keluarga.
Pernyataan itu disampaikan Hasto dalam pidato sambutannya di acara deklarasi dukungan barikade Gus Dur pimpinan Yenny Wahid, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (27/10).
"Bagaimana kekuasaan itu harus didedikasikan bagi rakyat bangsa dan negara bukan didedikasikan bagi ambisi orang per-orang apalagi suatu keluarga," Hasto di depan ratusan kader simpatisan Gus Dur yang hadir pada kesempatan itu.
Dia mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan Yenny Wahid dan para simpatisan Gus Dur kepada Ganjar-Mahfud. Hasto mengaku juga telah menyampaikan dukungan tersebut kepada Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri.
"Kita sangat berterimakasih. Ini adalah energi pergerakan kita," kata dia.
Usai acara, Hasto mengatakan isu dinasti politik merupakan isu yang juga berkembang di masyarakat. Dia mengaku juga mendengar dari sejumlah kalangan, mulai dari seniman, budayawan, hingga ilmuwan soal kekhawatiran dalam isu tersebut.
"Kami dengarkan dengan seksama, dengan jernih adalah suara-suara ketika oleh ambisi kekuasaan itu kemudian hukum mencoba untuk direkayasa melalui MK," kata Hasto.
"Ini yang didengarkan oleh PDIP, karena kami partai yang berasal dari rakyat. Suara-suara itu lah yang kemudian direspons dan Pak Ganjar-Prof Mahfud MD adalah jawaban agar keadilan bisa ditegakkan bagi semua," imbuhnya.(fit)**
Berita Terkait :
- Bupati Rohil Terima Penghargaan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem,Acara Ini Dihadiri Wapres0
- Penandatanganan Perjanjian Pengalihan PI di WK Mahato Resmi Dilakukan0
- Anies Ungkap Biang Kerok Negara Bisa Kena Jebakan Kelas Menengah0
- Prabowo: Semua Partai Termasuk PDIP Ada Dinasti Politik0
- Batas Usia Capres-Cawapres Kembali Digugat ke MK0
_Black11.png)








